Abstract :
Unsur-unsur Ekstrinsik adalah Unsur adalah unsur yang berada diluar karya sastra itu, berupa segala sesuatu yang menginspirasi penulisan karya sastra dan mempengaruhi karya sastra secara keseluruhan. Unsur-unsur itu terdiri dari : Sejarah, Masyarakat, termasuk Politik dan Ekonomi.
Oleh sebab itu,pada kajian kali ini penulis menggunakan unsur-unsur ekstrinsik sebagai pendekatan dalam mengkritik dan membahas cerita Perempuan Di Titik Nol karya Nawal El-Sadawi. Dalam kesempatan ini, Penulis membahas mengenai:
1.Siapakah Nawal El-Sadawi?
2.Apa yang dimaksud dengan unsur-unsur ekstrinsik dalam karya sastra?
3.Dan apa saja unsur ekstrinsik yang mempengaruhi cerpen Perempuan Di Titik Nol?
Sebagaimana telah diketahui bahwa Nawal El-Sadawi bukanlah nama yang asing lagi bagi masyarakat sastra di Indonesia. Wanita kelahiran Kafr Tahla tepi Sungai Nil, Mesir, 80 Tahun yang lalu ini selalu membangkitkan emosi pembaca dengan bahasa emotif didalam setiap karyanya. Sejauh pengamat sastra Arab yang telah dikaji, dalam setiap karya Nawal El-Sadawi selalu menampilkan dan menonjolkan kritik yang cukup pedas pada penindasan yang telah dilakukan pemerintah terhadap Masyarakat Strata Sosial Bawah sekaligus penggambaran realitas sosial politik. Hal ini juga dapat diketahui dalam cerpennya Perempuan Di Titik Nol yang memadukan antara sastra dengan realitas sosial politik.
Dalam Novel tersebut Nawal menggambarkan tentang seorang perempuan dengan hidup yang ganjil. Filosofinya sederhana Seorang Pelacur Sukses lebih baik daripada Seorang Alim yang Sesat. Sebelum umur 25, Firdaus berhasil menjadi pelacur yang Sukses. Tetapi, pernahkah ia menjadi orang alim yang kemudian sesat? Entahlah. Namun, buku Woman at point zero( Perempuan Di Titik Nol) yang ditulis Nawal El-Sadawi Tahun 1975 membuka mata kita mengenai kehidupan opresif dan Kontemporer di Mesir. perempuan menduduki kelas terendah, pilihan hidup yang ganjil adalah implikasi darinya, dan menikam mati seseorang adalah solusi untuk mencapai kebebasan. Kebebasan yang hanya bisa didapat ditiang gantung atau kursi listrik.
Oleh sebab itu, mealui pendekatan unsur ekstrinsik penulis berusaha mencari faktor luar yang mempengaruhi Nawl dalm menulis novelnya tersebut yang penulis bahas dalam skripsi ini.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi Nawal dalam menulis novel tersebut adalah keadaan sosial yang terjadi di lingkungan sekitar Nawal hidup.
Demikian abstraksi yang dapat penulis sampaikan, semoga penjelasan sekilas ini mampu memberikan gambaran yang representatif dalam memahami dan menelaah isi pembahasan skripsi ini.