Abstract :
permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu masalah
komunikasi interpersonal. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara komunikasi interpersonal dengan pengembangan karir. Adapun hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan hubungan antara komunikasi interpersonal dengan pengembangan karir. dan hipotesis kedua tidak ada hubungan antara komunikasi interpersonal dengan pengembangan karir.
Untuk mengungkap persoalan tersebut diatas, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang digunakan untuk memeriksa fakta dan data mengenai hubungan antara komunikasi interpersonal dengan pengembangan karir. Subyek dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Susanti Megah Surabaya bagian HRD & General Affair. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan skala likert dengan teknik analisis data menggunakan analisis Spearmnâ??s rho dengan bantuan komputer program statistic package for social science (SPSS) versi 17 for windows. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan analisis spearmanâ??s rho diperoleh angka korelasi sebesar 0,827 dengan signifikansi 0,000. Karena signifikansi 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada hubungan yang signifikan antara
komunikasi interpersonal dengan pengembangan karir. Berdasarkan harga koefisien korelasi yang positif yaitu 0,827, maka arah hubungannya adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi komunikasi
interpersonal yang dimiliki karyawan maka akan diikuti semakin tinggi pula tingkat pengembangan karir karyawan, dan sebaliknya. Sedangkan dari hasil perhitungan kontribusi data, diperoleh hasil sebesar 58,2, artinya variabel komunikasi interpersonal memiliki pngaruh sebesar 58,2% terhadap variabel pengembangan karir dan sisanya 41,8% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diungkap dalam penelitian Kata kunci: komunikasi interpersonal, pengembangan karir.