Abstract :
Motorik halus adalah aktivitas motorik yang melibatkan aktivitas ototâ??otot kecil atau halus, gerakan ini menuntut koordinasi mata dan tangan dan kemampuan pengendalian gerak yang baik yang memungkinkannya untuk melakukan ketepatan dan kecermatan dalam gerakannya. Kemampuan motorik halus ini sangat penting bagi anak usia dini guna melatih kemandirian, bersosialisasi, melakukan aktivitas belajar di sekolah. Untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak, salah satunya adalah dengan menggunakan alternatif permainan konstruktif keping padu yang terbuat dari bahan kertas. Selain bahan yang sangat mudah didapatkan dan ramah lingkungan, kertas sangat aman untuk dijadikan media permainan anak pra sekolah. Oleh karena itu, alternatif permainan konstruksi keping padu dari kertas dapat dijadikan sebagai media pembelajaran anak pra sekolah yang dapat mendorong anak untuk meningkatkan kemampuan motorik halus.
Desain penelitian menggunakan true eksperimen Peneliti memberikan treatmen berupa permainan konstruktif pada kelompok eksperimen selama dua minggu sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan treatmen sama sekali, kemudian kedua kelompok diukur kemampuan motorik halusnya dengan menggunakan tes kemampuan motorik halus. Subjek penelitian diambil dari siswa TK berusia 5- 6 tahun yang berjumlah 20 siswa. Pembagian kelompok konrol dan kelompok eksperimen dilakukan dengan randomisasi, sehingga diharapkan bahwa perubahan yang terjadi akibat dari treatment yang diberikan peneliti.
Hasil tes kemampuan motorik halus menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus pada kedua kelompok. Walaupun kedua kelompok sama- sama mengalami peningkatan nilai kemampuan motorik halus, tetapi jumlah peningkatannya berbeda. Kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan keompok kontrol. Mean peningkatan kelompok eksperimen sebesar 5.50 sedangkan kelompok kontrol 4. 93. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan secara signifikan dibandingkan kelompok control. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Sign Test diperoleh taraf signifikansi sebesar 0.009, karena signifikansi 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa permainan konstruktif keping padu efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus siswa.