Abstract :
Kemandirian yang diharapkan meningkat dari anak retardasi mental adalah yang berhubungan dengan fungsi intelektual dan fungsi adaptasi, meliputi perilaku anak agar dapat merawat dan mengurus diri mulai dari mandi, berpakaian, makan, minum, mengatur diri, dan bekerja dalam arti mengerjakan tugas dari sekolah, dan kesehatan misalnya mencuci tangan sebelum makan dan sebelum tidur. Pendekatan yang diterapkan dalam pembelajaran bina diri bersifat perbaikan tingkah laku (behavior modification). Teori yang menjadi dasar dalam pendekatan ini adalah operant conditioning dari Burhuss Frederick Skinner. Salah satu prinsip yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran bina diri adalah pembelajaran ini dilaksanakan ketika kebutuhan muncul dan diberikan pada saat anak makan, mandi, berpakaian, menanggalkan pakaian, ke belakang, dsb. Maka, pembelajaran bina diri ini tidak seharusnya hanya menjadi tanggung jawab para pengajar saja. Orang tua juga memegang peran penting dalam mengoptimalkan kemampuan bina diri pada anak tunagrahita. Karena orang tua merupakan pendidik utama bagi anak. Dan tanpa keterlibatan orang tua, pembelajaran bina diri ini tidak dapat dilaksanakan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bagaimana peranan orang tua dalam pembelajaran bina diri pada anak tunagrahita, (2) Mengetahui bagaimana kemandirian dari anak tunagrahita. Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi kasus. Variabel penelitian ini adalah peranan orang tua dalam pembelajaran bina diri pada anak tunagrahita. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua terlibat aktif dalam pembelajaran bina diri ini. Dan mereka tidak mengadakan pembagian peran antara satu sama lain dalam pembelajaran bina diri pada anak tunagrahita. Hal ini bisa diartikan, jika pada saat itu ada sesuatu yang perlu diajarkan pada anak tersebut, maka siapa saja di antara kedua orang tua tersebut yang memiliki waktu senggang akan mengajarkannya.