Abstract :
Fokus dalam penelitian ini adalah menjawab permasalahan: (1). Bagaimanakah implementasi pembelajaran PAI dalam membantu perkembangan mental siswa di SLB Bina Bangsa tingkat SMP Sepanjang?. (2). Sejauh mana tingkat keberhasilan pembelajaran PAI dalam membantu perkembangan mental siswa di SLB Bina Bangsa tingkat SMP Sepanjang?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif bersifat deskriptif, karena objek yang diteliti berlangsung dalam latar yang wajar dan bertujuan untuk mengetahui dengan seksama dan secara lebih detail. Dengan demikian, peneliti melakukan proses pengumpulan data dengan menggunakan 3 macam teknik yang dirasa sangat cocok dengan jenis penelitian tersebut, yaitu : (1) Pengamatan terlibat, (2) wawancara mendalam, dan (3) Dokumentasi. Pengecekan keabsahan datanya dilakukan dengan verivikasi terhadap data yang diperoleh dengan teknik triangulasi. Sesuai dengan permasalahan diatas hasil penelitian ini adalah: (1). implementasi pembelajaran PAI dalam membantu perkembangan mental siswa ini dilaksanakan dengan cukup baik. (2). Keberhasilan pembelajaran PAI dapat dibuktikan dengan nilai akademis yang sudah memenuhi standar minimal ketuntasan (KKM) dan mental siswa yang cukup sehat untuk anak tunagrahita karena bisa bersosialisai dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu, walau daya tangkap dan daya ingatnya sangat rendah, tapi jika suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan yang bisa diingat dan dihafal oleh anak tunagrahita.