Abstract :
System pembelajaran full day school merupakan salah satu kreasi dan inovasi pembelajaran untuk menjadikan sekolah unggul, inovatif serta kreatif. System pembelajaran full day school sebagai bentuk alternative dalam upaya memperbaiki manajemen pendidikan, khususnnya dalam manajemen pembelajaran, juga merupakan kebutuhan masyarakat yang menghendaki anak dapat belajar dengan baik di sekolah dengna waktu belajar lebih lama. System full day school merupakan model pembelajaran dengan penambahan waktu belajar siswa dari pagi sampai sore. Seperti halnya system pembelajaran full day school yang ada di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah Tuban yang kegiatan pembelajaranya dimulai dari 06.45-16.00 WIB. Sehingga proses KBM nya bias lebih kreatif dan bervariatif, karena adanya rentang waktu yang lama. Dengan demikian, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah Tuban mempunyai beberapa program dan salah satunya adalah pemisahan Mapel Al Qur'an dari Mapel PAI untuk kegiatan pembelajaranya, karena untuk kegitan pembelajaran Al Qur'an menggunakan metode UMMI untuk mempermudah siswa menghafal Al Qur'an. Jadi untuk jam Mapel Al Qur'anya lebih banyak dari pada jam Mapel yang lainya, yaitu 10 jam karena Mapel Al Qur'an hampir setiap hari ada yaitu mulai hari senin sampai kamis. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengkaji Peranan Full day school dalam Pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Al Uswah Tuban.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana penerapan full day school di SDIT Al Uswah Tuban, 2) bagaimana pengembangan pembelajaran PAI di SDIT Al Uswah Tuban, dan 3) bagaimana peranan full day school dalam pengembangan pembelajaran PAI di SDIT Al Uswah Tuban.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati.sumber data berupa kata-kata dalam penelitian ini di peroleh penulis melalui wawancara dengan orang-orang yang dapat dipercaya kevalidan informasinya, seperti Kepala Sekolah, waka kurikulum, dan guru bidang study yang bersangkutan. Data ini dicatat secara tertulis setiap kali penulis mengadakan wawancara di lapangan. Sedangkan sumber data berupa tindakan di peroleh peneliti dengan mengamati secara langsung proses pembelajaran full day school dalam memgembangkan pembelajaran PAI di SDIT Al Uswah Tuban. Untuk memperoleh data yang akurat dan valid penulis menggunakan tiga tehnik pengumpulan data, yaitu : wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh guru PAI dalam pengembangan pembelajaran pendidikan agama islam di SDIT Al Uswah Tuban adalah: a) analisis kondisi pembelajaran yang meliputi tujuan pembelajaran; karakteristik bidang study; kendala pembelajaran; karakteristik peserta didik. b) pengembangan metode pembelajaran yang meliputi pengorganisasian; strategi penyampaian; strategi pengelolaan. c) pengukuran hasil pembelajaran.