Abstract :
Ilmu Badi? adalah ilmu yang mempelajari keindahan suatu kalimat baik dari segi makna atau lafadhnya. Sedangkan objek kajian ilmu badi? adalah upaya memperindah bahasa dari susunan lafal (muhassinat lafdhiyah) maupun makna (muhassinat ma?nawiyah). Berdasarkan hal itu, pada kajian kali ini, penulis menggunakan salah satu dari objek kajian ilmu badi? yaitu melihat dari segi keindahan lafad suatu kalimat sebagai pendekatan dalam membahas " al muhassinat al lafdhiyah fiy khutbah Ali Bin Abi Thalib Tanpa Huruf Alif ". Dalam kesempatan ini penulis membahas mengenai: 1.Ada berapa kalimat yang mengadung muhassinat al lafdhiyah dalam khutbah Ali Bin Abi Thalib Tanpa Huruf Alif? 2. Berapa macam bentuk muhassinat al lafdhiyah dalam khutbah Ali Bin Abi Thalib Tanpa Huruf Alif? Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu metode yang tidak menggunakan angka, tetapi dengan mengumpulkan data-data dari sumber kemudian mendeskripsikannya, tanpa menggunakan angka-angka penjumlahan.Khutbah tanpa Huruf Alif (tanpa persiapan). Diriwayatkan dari Abi Saleh bahwa duduk sekelompok dari sahabat Rasulullah saw. Mereka saling berbincang hingga mereka teringat akan huruf hijaiyah. Mereka sepakat bahwa huruf ?alif? adalah huruf yang paling banyak terpakai dalam setiap perkataan. Oleh karena itu, berdirilah Ali bin Abi Thalib Amirul Mu'minin ra dan memulai bicara (tanpa persiapan). Khotbah ini tidak memakai huruf alif. Khotbah tersebut terdiri atas 700 kata, 2745 huruf, selain yang dibaca olehnya dari ayat Al-Qur'anul Karim setelah khotbah. Dalam khutbah Ali Bin Abi Thalib Tanpa Huruf Alif, peneliti menemukan nilai-nilai sastra di dalamnya, diantaranya nilai-nilai sastra tersebut adalah keindahan lafadh yang di ungkap kan oleh Ali Bin Abi Thalib dalam khutbahnya, yaitu jinas, sajak, iqtibas. Dan juga merupakan salah satu dari keistimewaan khutbah Ali Bin Abi Thalib Tanpa Huruf Alif mempunyai unsur balaghoh terutama dalam muhassinat lafdhiyah, selain itu mempunyai susunan uslub yang bagus, dan terdapat kutipan ayat-ayat al-qur?an maupun hadist.