Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Noris Nurul Ainiyah (STUDENT ID : norisnurulaeiniyah@yahoo.co.id)
Siti Azizah (LECTURER ID : ..)
Subject
Sosiologi
Datestamp
2020-02-28 04:39:35
Abstract :
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yakni bagaimana solidaritas sosial suporter sepak bola Bonek jika dibedakan menurut solidaritas mekanik dan organik dan bentuk kegiatan yang dilakukan suporter Bonek. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yakni teori Solidaritas Sosial Mekanik dari Emil Durkheim. Berdasarkan data lapangan, ada beberapa bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan suporter sepak bola Bonek. Bentuk itu meliputi melakukan aksi penyelamatan Tim Persebaya 1927 dari pembekuan PSSI, Nonton Bareng (Nobar) dalam memperingati keberhasilan Persebaya ketika mengalahkan lawan di kandangnya (stadion), membagikan daging qurban kepada warga yang membutuhkan, peduli kabut asap dengan aksi penggalangan dana, bagi-bagi takjil pada bulan Ramadhan, solidaritas tanpa batas, menyantuni anak yatim, menjamu suporter lain(Viking suporter Persib). Solidaritas sosial suporter sepak bola Bonek di Wisma Persebaya ini jika dibedakan menurut solidaritas mekanik dan organik. Adapun jika solidaritas Mekanik, mempunyai rasa kebersamaan yang sangat tinggi untuk memperjuangkan walaupun hanya kesenangan yang didapatkan dan semua tidak menjadi alasan untuk tetap mempunyai rasa solidaritas di hati masing-masing suporter bonek. berbeda dengan solidaritas Organik, sekumpulan orang yang terkumpul di instansi atau lembaga, tetapi tidak akan terus berjuang dalam menciptakan suatu hal yang didapatkan dan pada akhirnya tidak akan mendapatkan imbalan. Solidaritas sosial yang dilakukan suporter bonek ini sangat kuat sekali, walaupun mereka dipandang buruk oleh masyarakat, tetapi mereka selalu menunjukkan bahwa Suporter bonek masih mempunyai rasa solidaritas antara sesama manusia tidak seperti apa yang dipandang masyarakat selama ini. Ketika suporter bonek melakukan aksi dimana pun, mereka bukan didasari karna paksaan maupun pembagian kerja. akan tetapi rasa semangat, kesadaran kolektif dan kesolidannya yang timbul dari diri suporter bonek ini membuat tali persaudaraan mereka semakin kuat.