Institusion
Universitas Lampung
Author
Syilvia Afista, 1116041092
Subject
HV Social pathology. Social and public welfare
Datestamp
2015-06-08 06:34:21
Abstract :
ABSTRAK
Pelaksanaan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab dan wewenang
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang dilaksanakan secara terencana,
terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh. Pelaksanaan penanggulangan bencana
dilaksanakan dengan memperhatikan hak masyarakat antara lain mendapatkan
bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, mendapatkan perlindungan sosial,
mendapatkan pendidikan dan keterampilan dalam penyelenggaraan kegiatan
penanggulangan bencana.
Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota yang tidak luput dari sasaran
bencana baik itu bencana yang disebabkan oleh faktor alam maupun non alam.
Banyaknya bencana yang terjadi di kota Bandar Lampung beberapa tahun belakangan
ini serta besarnya kerugian yang diakibatkan oleh adanya bencana, menjadikan
penelitian ini menitik beratkan pada permasalahan kinerja BPBD Kota Bandar
Lampung dalam penanggulangan bencana di Kota Bandar Lampung. Dalam
mengungkap permasalahan ini, peneliti menggunakan beberapa indikator kinerja
birokrasi publik milik Dwiyanto. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif
dengan pendekatan kualitatif.
Dalam penelitian ditemukan bahwa kinerja BPBD Kota Bandar Lampung dalam
penanggulangan bencana di Kota Bandar Lampung dari segi produktivitas sudah
baik, hal tersebut terlihat dari pelayanan yang dilakukan oleh BPBD Kota Bandar
Lampung baik berupa jasa maupun pembangunan fisik, meskipun dalam input masih
terdapat beberapa keterbatasan dana dan peralatan yang dalam keadaan rusak ataupun
hilang. Pada segi kualitas layanan secara umum sudah memenuhi kebutuhan atau
aspirasi masyarakat Kota Bandar Lampung. Pada segi responsivitas, BPBD Kota
Bandar Lampung sudah responsif terhadap situasi serta target yang dicapai dengan
kebutuhan masyarakat. Pada segi responsibilitas udah sesuai dengan aturan atau
Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku dalam kegiatan penanggulangan
bencana; serta pada segi akuntablitas, secara umum sudah akuntabel terhadap apa
yang menjadi tanggung jawab BPBD Kota Bandar Lampung serta apa yang menjadi
hak dan kewajiban masyarakat Kota Bandar Lampung.
Kata kunci : Kinerja, Penanggulangan Bencana
ABSTRACT
The implementation of disaster management is responsibility and authority of the
central government and local governments that runs integrated, coordinated, and
comprehensively. The implementation of disaster management carried out by
observing the right of people, among such as, fulfillment of basic needs
assistance, social protection, education and skills in the implementation of disaster
management activities.
Bandar Lampung is one town that is not free from both of natural and non-natural
disaster. Disasters in recent years, and damages that were caused by the disaster
make this research focus on BPBDs Bandar Lampung performance issues in
disaster management Bandar Lampung city. To identify this problem, the
researcher used Dwiyanto public bureaucracy performance indicators. This
research is descriptive qualitative research..
In the research, it is found that Bandar Lampung BPBDs performance in disaster
management are, in terms of productivity is good, it is visible from the services
carried out by the city of Bandar Lampung BPBD either services or physical
development, although the input there are still some limitations of funding and
equipment is damaged or lost. On terms of quality of service in general already
meet the needs or aspirations of the people in Bandar Lampung. In the terms of
responsiveness, Bandar Lampung BPBD already responsive to the situation and
the targets are achieved with community needs. In the terms of responsibility
already comply with the rules or Standard Operating Procedure (SOP) that apply
in disaster management activities; and in terms of accountability, in general
already accountable to the Bandar Lampung BPBDs responsibility, the rights and
responsibilities of Bandar Lampung people.
Keywords: Performance, Disaster Management