Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penguasaan Konsep siswa melalui
model TSTS dan GW pada materi pokok sistem pernapasan dan untuk
mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran.
Desain penelitian ini adalah pretes-posttes non equivalen. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh XI SMA Negeri 1 Natar. Sampel penelitian adalah
siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen I dan XI IPA 5 sebagai kelas
eksperimen II yang dipilih secara acak dengan teknik cluster random sampling.
Jenis data penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif, data kualitatif diperoleh
dari nilai pretes, postes dan N-gain. Analisis data menggunakan uji?t pada taraf
kepercayan 5%.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil rata-rata nilai postes kedua kelas
menunjukkan perbedaan. Pada kelas yang menggunakan model pembelajaran GW
lebih meningkatkan penguasaan konsep siswa dibandingkan dengan model pembelajaran TSTS dengan skor N-gain pada kelas GW ( 55,56) sedangkan TSTS
(39,47). Dilihat dari peningkatan dari setiap indikator penguasaan konsep siswa
yang tertinggi yaitu pada C2 dengan persentase peningkatan sebesar 96,25%
begitupula pada kelas TSTS peningkatan indikator penguasaan konsep tertinggi
yaitu pada indikator C2 sebesar 68,52%. Artinya kedua kelas memiliki hasil
penguasaan konsep yang berbeda. Rata-rata aktivitas belajar siswa pada kelas GW
sebesar 84,44 lebih tinggi dibandingkan kelas TSTS sebesar 77,77. Aspek aktivitas
yang diamati tertinggi pada kelas TSTS dan GW yaitu pada saat bertukar
informasi.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa, penggunaan model
pembelajaran GW dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dan aktivitas
belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran TSTS pada kelas XI IPA
dan XI IPA
5
SMA Negeri 1 Natar materi pokok sistem pernapasan.
Kata kunci : Two Stay Two Stray, Gallery Walk, Penguasaan Konsep, aktivitas
siswa, Sistem Pernapasan.
1