Abstract :
ABSTRAK
Mengacu pada kompetensi pengelolaan laboratorium yang harus dimiliki guru
IPA, maka seorang guru harus memiliki kemampuan dalam manajemen
laboratorium dan pelaksanaan pembelajaran berbasis praktikum (perencanaan,
pelaksanaan, dan penilaian). Guru harus mampu mengelola laboratorium IPA
untuk menunjang proses pembelajaran IPA yang ditandai dengan peningkatan
keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa serta tercapainya tujuan pembelajaran
yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi
kemampuan guru IPA SMP swasta di Bandar Lampung dalam mengelola
laboratorium berdasarkan pendekatan saintifik.
Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif sederhana. Metode
sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, sebanyak 14 orang
guru IPA dari 6 SMP swasta Bandar Lampung yang mewakili untuk setiap
tingkatan akreditasi sekolah diambil sebagai subjek penelitian. Data penelitian
berupa data kualitatif hasil konversi skor penilaian yang diperoleh berdasarkan
penilaian angket pengelolaan laboratorium IPA, observasi, dan tes pengetahuan.
Nur Hidayah
Analisis data menggunakan analisis data deskriptif dengan penskoran dan
persentase.
Hasil analisis observasi terhadap empat belas guru SMP swasta di Bandar
Lampung menunjukan bahwa kemampuan guru di SMP swasta dalam
pengelolaan laboratorium dikategorikan kurang sekali (36.29) dengan rincian
diperoleh kategori sangat baik pada responden 2 (88.22) namun diperoleh kategori
kurang sekali pada responden 1 (52.18), responden 6 (30.36), responden 4
(18.12), responden 3 (17.03), dan responden 5 (11.87). Dapat disimpulkan bahwa
nilai rata-rata kemampuan guru di masing-masing sekolah dalam pengelolaan
laboratorium dikategorikan kurang sekali.
Kata kunci : kemampuan guru, mengelola laboratorium, SMP swasta,