Abstract :
ABSTRAK
Kajian interaksi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dengan masyarakat Kuyung Arang, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus telah dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2014, untuk mengetahui interaksi dan dampaknya pada masyarakat, dengan metode pengamatan langsung dan tidak langsung, dan wawancara. Interkasi masyarakat Dusun Kuyung Arang dengan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) bersifat amensalisme.
Dampak negatif interkasi berupa gagal panen (29,58%; n=21), dengan perusakan, penginjakan, dan perobohan tanaman (60,56%; n=43), dan gubuk dirusak, perusakan, penginjakan, dan perobohan tanaman (9,86%; n=7).
Kata kunci: Gajah sumatera, interaksi, masyarakat, Kuyung Arang, TNBBS
ABSTRACT
Study on the interaction and its effects between sumateran elephants and Kuyung
Arang?s local people, Tanggamus was conducted in October-December 2014,
direct and indirect observation, by questionnaire was applied. Amensalism is the
interaction found between sumatran elephants and local people of Kuyung arang.
Negative impacts include harvest fail (29,58%; n=21), crop (60,56%; n=43), and
hut (9,86%; n=7) destruction.
Key word: Sumatran elephant, interaction, local people, Kuyung Arang, Bukit
Barisan Selatan National Park