Abstract :
Hasil observasi di SMP N 3 Metro menunjukkan bahwa keterampilan proses sains
siswa (KPS) yang dikembangkan masih rendah, karena itu diperlukan solusi
untuk meningkatkan KPS siswa. Salah satunya dengan menggunakan metode
praktikum dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode praktikum dengan
model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap aktivitas belajar dan
keterampilan proses sains siswa.
Penelitian ini merupakan eksperimental semu dengan desain pretes postes
kelompok ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII
A
dan VII
yang
G
dipilih secara cluster random sampling. Data penelitian ini berupa data kuantitatif
dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-
gain yang dianalisis secara statistik menggunakan uji U dengan program SPSS versi 17. Data kualitatif berupa deskripsi aktivitas belajar siswa dan angket
tanggapan siswa terhadap penggunaan metode praktikum dengan model
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa mengalami
peningkatan, dengan rata-rata nilai pretes sebesar 42,19, nilai postes sebesar 78,65
dan N-gain sebesar 63,05. Hasil aktivitas belajar siswa rata-rata berkriteria sangat
baik. Pada aspek mengemukakan pendapat/ide (90,63%), bekerjasama dengan
teman (88,54%), menjawab pertanyaan (84,38%), dan melakukan kegiatan diskusi
(88,54%). Data angket menunjukkan bahwa siswa senang dan tertarik
mempelajari materi yang dipelajari dan lebih mudah memahami materi tersebut
dengan metode praktikum dan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.
Dengan demikian, pembelajaran menggunakan metode praktikum dengan model
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas
belajar dan keterampilan proses sains siswa.
Kata kunci: aktivitas belajar, keterampilan proses sains, metode praktikum, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.