Abstract :
Hasil observasi dan wawancara dengan guru biologi yang mengajar di kelas VII
SMP Nergeri 20 Bandar Lampung, diketahui bahwa keterampilan berpikir kritis
siswa belum dikembangkan secara optimal. Hal ini dikarenakan selama ini guru
menggunakan metode/model pembelajaran yang tidak memfasilitasi siswa untuk
mengembangkan ketrampilan berpikir kritisnya. Salah satu alternatif yang dapat
digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yaitu dengan
LKS yang dipadukan dengan model pembelajaran Problem Based Learning.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari
penggunaan LKS Berbasis PBL dalam terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.
Penelitian ini merupakan kuasi eksperimental dengan desain pretes postes
kelompok non ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII D dan VII E
yang dipilih dari populasi secara cluster random sampling. Data penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai
pretes dan postes yang dianalisis secara statistik menggunakan uji-t pada taraf
kepercayaan 5% melalui program SPSS 16. Data kualitatif berupa deskripsi
keterampilan berpikir kritis siswa, dan data aktivitas belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan LKS model
PBL meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan rata-rata nilai pretes
(24,42), postes (71,79), dan N-gain (62,55). Indikator kemampuan berpikir kritis
dengan kriteria tinggi sekali yang dicapai siswa melalui model PBL yakni
indikator memberikan argumen dan melakukan induksi. Aktivitas belajar siswa
yang menggunakan model PBL juga mengalami peningkatan dari pertemuan I
dengan rata-rata 56,45 meningkat pada pertemuan II dengan rata-rata 80,32.
Aspek mengemukakan ide/gagasan, mengajukan pertanyaan, dan
mempresentasikan hasil diskusi kelompok merupakan aktivitas dengan kriteria
baik yang dicapai siswa yang menggunakan LKS Berbasis PBL. Dengan
demikian, penerapan LKS Berbasis PBL efektif dalam meningkatkan
keterampilan berpikir kritis oleh siswa.
Kata kunci : LKS, Problem Based Learning (PBL), keterampilan berikir kritis, aktivitas belajar, dan ciri-ciri makhluk hidup.