Abstract :
ABSTRAK
ANALISIS ISI PENGGUNAAN BAHASA JURNALISTIK PADA BERITA
DI WEBSITE UNIVERSITAS LAMPUNG
(STUDI PADA BERITA PERIODE NOVEMBER ? DESEMBER 2014)
Oleh
Bella Virlanda
Internet sebagai media baru telah banyak digunakan dalam berbagai bidang, salah
satu diantaranya adalah dalam bidang kehumasan. Universitas Lampung adalah
salah satu lembaga pendidikan yang memanfaatkannya dalam bentuk website. Di
dalam website terdapat informasi mengenai Universitas Lampung itu sendiri,
siakad, berita, dan lain- lain. Peneliti menyoroti konten berita dalam website ini.
Semua berita yang disajikan isinya positif sebab tujuannya berbeda dengan media
mainstream. Tujuannya adalah menciptakan citra positif Universitas Lampung, di
mata publik meskipun demikian sebagai produk jurnalistik, berita tetap harus
menggunakan bahasa jurnalaistik yang baik. Dalam sebuah berita, unsur bahasa
jurnalistik adalah hal yang penting. Oleh sebab itu peneliti ingin meneliti apakah
bahasa jurnalistik yang dipakai website ini sudah diterapkan dengan baik
walaupun tujuan dari berita ini adalah untuk tujuan kehumasan.
Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Populasi adalah berita
website Universitas Lampung, sedangkan sampelnya adalah berita website
Universitas Lampung periode November ? Desember 2014 dengan alasan
keaktualitasan saat penelitian ini dibuat sebanyak 65 berita. Hasil uji validitas
yang dilakukan oleh expert menunjukkan bahwa unit analisis telah teruji
validitasnya dan hasil uji reliabilitas menunjukkan peneliti dan intercoder
memiliki koefisien reliabilitas di atas 80% yang artinya peneliti dan intercoder
memiliki koefisien reliabilitas yang tinggi dan instrumen yang digunakan juga
cukup valid.
Hasil penelitian ini adalah berita-berita di website Universitas Lampung periode
November ? Desember 2014 berjumlah 65 berita secara umum telah menerapkan
kriteria bahasa jurnalistik dengan cukup baik. Kriteria bahasa jurnalistik yang
digunakan adalah tidak ada kata yang ambigu pada kalimat judul (91%), tidak ada
kata yang terlalu teknis (72%), bahasa yang komunikatif (99%), tidak ada kata
yang ambigu (88%), paragraf lead tidak melebihi dari 45 kata (94%), ada unsur
what pada lead (99%), kelengkapan unsur what (99%), when (93%), where
(99%), why (97%), who (99%), dan how (97%), kalimat judul merupakan intisari
berita (99%), tiap paragraf tidak lebih dari 45 kata (54%), dan menggunakan kata
yang denotatif (86%). Sedangkan hasil uji validitas expert mencerminkan kondisi
yang tidak jauh berbeda dengan hasil dari peneliti dengan intercoder, meskipun
terdapat kelemahan dalam penelitian ini yakni tidak seluruh unit analisis dinilai
oleh expert.
Meskipun demikian, masih terdapat kriteria bahasa jurnalistik yang belum
diterapkan dengan baik yaitu kriteria singkat dengan jumlah kata tidak melebihi
45 kata tiap paragraf. Terbukti dari analisis peneliti yakni sebanyak 46% berita di
website Universitas Lampung masih terdiri dari paragraf yang masih panjang atau
lebih dari 45 kata. Hasil tersebut dapat diartikan bahwa hampir separuh atau
sebagian berita belum memenuhi kriteria bahasa jurnalistik ini.
Dengan demikian, website Universitas Lampung hendaknya lebih meningkatkan
kualitas lagi penggunaan bahasa jurnalistik agar dapat menunjang pelaksanaan
fungsi kehumasan melalui berita di website ini dengan lebih baik.
Kata kunci: website, berita, bahasa jurnalistik.
ABSTRACT
THE ANALYSIS OF CONTENTS IN USING JOURNALISTIC LANGUAGE
ON WEBSITE NEWS OF LAMPUNG UNIVERSITY
(STUDY IN THE NEWS PERIOD OF NOVEMBER ? DECEMBER 2014)
By
Bella Virlanda
Internet as a new medium has been used a lot in various fields; one of them is
public relations. Lampung University is one of educational institutions which
utilize it in website form. In the website there are information about Lampung
University itself, siakad, news, and other things. The researcher sees the contents
of news in the wesite. All the contents of news are positive because the aim is
different with mainstream media. The aim is to create a positive image of
Lampung University in public, nevertheless as a journalistic product, the news
have to use journalistic language properly. Because of this case, the researcher
wants to analyze whether the journalistic language that is used on the website has
been applied properly even though the aim of the news is for the publicity.
This analysis used a quantitative content analysis method. The population was the
website news of Lampung University; meanwhile the samples were the website
news of Lampung University in period of November ? Desember 2014 with a
reason is the timeliness when this researcher was made as many 65 of news. The
test result of validation which was done by the expert showed that the analysis
unit had been tested is validation and the test result of reliability showed the
researcher and intercoder had reliability coefficient was above 80% which means
the researcher and