Abstract :
Sorgum (Sorghum bicolor [L]. Moench) adalah tanaman serealia yang
mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, tetapi
pengembanganya secara monokultur mengalami kendala kompetisi penggunaan
lahan. Sistem tumpangsari sorgum dan ubi kayu merupakan cara untuk
mengoptimalisasi penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum yang ditanam secara
tumpangsari dan monokultur dengan ubi kayu dan (2) mengetahui pengaruh
genotipe pada pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum yang ditumpangsarikan
dengan ubi kayu. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan BPTP Lampung di
Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian
dilaksanakan pada November 2012 sampai April 2013. Dalam penelitian ini
adalah lima genotipe sorgum yang digunakan yaitu Batan S3, Batan S12, Keller,
Wray dan Numbu. Varietas ubi kayu yang digunakan adalah varietas Kasetsat.
Perlakuan disusun secara faktorial dengan rancangan petak terbagi dalam
rancangan kelompok teracak sempurna (RKTS) dengan tiga kali ulangan. Data
dianalisis dengan ANOVA dan perbedaan nilai tengah perlakuan dengan uji BNJ
pada taraf 5%. Petak utama adalah pola pertanaman sorgum dan anak petak
adalah 5 genotipe sorgum. Dengan demikian jumlah petak dalam percobaan
Anggita Rahmawati
adalah 30 petak percobaan yaitu, 15 petak sistem pertanaman tumpangsari dan 15
petak pertanaman sistem monokultur.
Pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum yang ditanam secara monokultur lebih
baik dibandingkan dengan pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum yang ditanama
secara tumpangsari. Berdasarkan berat biji per malai perbedaan hasil tanaman
sorgum pola tanam tumpangsari (30,74 g) dan monokultur (37,26 g) adalah
17,5%. Berdasarkan rata-rata bobot biji dan jumlah biji permalai, genotipe yang
paling baik jika ditanam secara pola pertanaman tumpangsari dan monokultur
secara berurutan, yaitu Numbu, Batan S3, Batan S12, Wray dan Keller dengan
bobot biji per malai masing-masing genotipe yaitu 58,41 g, 36,04 g, 32,97 g,
21,04 g dan 21,53 g.