Abstract :
Peningkatan jumlah permintaan kedelai akan terus berkesinambungan dengan
bertambahnya jumlah penduduk. Namun, produksi kedelai tidak sebanding
dengan konsumsi kedelai. Salah satu penyebab rendahnya produksi disebabkan
oleh infeksi soybean mosaic virus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni
2014 sampai dengan September 2014 di Laboratorium Lapangan Terpadu
Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dan di Laboratorium Benih dan
Pemuliaan Tanaman Universitas Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui (1) berapa besaran keragaman karakter genetik dan fenotipik untuk
karakter ketahanan kedelai terhadap SMV dan karakter agronomi populasi
generasi F3 persilangan Tanggamus x Taichung, (2) mengetahui berapa besaran
nilai heritabilitas karakter ketahanan dan agronomi kedelai generasi F3 terhadap
infeksi SMV, (3) apakah terdapat nomor-nomor harapan kedelai generasi F3 yang
berproduksi tinggi dan tahan terhadap SMV.
Setiap individu tanaman diinokulasi dengan SMV dan diamati keparahan penyakit
serta karakter agronominya. Rancangan percobaan yang digunakan adalah
rancangan percobaan tanpa ulangan. Hasil penelitian menunjukkan (1) sebagian
besar karakter agronomi yang diamati mempunyai nilai keragaman fenotipik yang
luas yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, total jumlah biji, persentase
biji sehat, bobot biji per tanaman, umur panen, dan umur berbunga serta karakter
ketahanan yaitu keparahan penyakit. Keragaman genetik yang luas pada karakter
agronomi yaitu tinggi tanaman, total jumlah biji, persentase biji sehat, bobot biji
per tanaman, umur panen, umur berbunga, dan karakter ketahanan keparahan
penyakit, (2) Nilai duga heritabilitas yang tinggi terdapat pada karakter agronomi
adalah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, total jumlah biji, persentase biji
sehat, bobot biji per tanaman, umur panen, umur berbunga dan karakter ketahanan
adalah keparahan penyakit, (3) terdapat 4 genotipe harapan yakni nomor 77-30,
77-42, 77-33, dan 77-94 memiliki nilai rata-rata bobot biji per tanaman yang
tinggi dengan karakter keparahan penyakit sebesar 33, 30, 28, 29% dan
dikategorikan agak tahan.
Kata kunci: Keragaman genetik, ketahanan, kedelai, dan soybean mosaic virus.