Abstract :
ABSTRAK
Masalah penelitian ini adalah coping adaptif siswa yang rendah. Permasalahannya
adalah ?apakah konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada
siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015?.
Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok dalam
meningkatkan coping adaptif pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar
Lampung.
Metode penelitian adalah metode pre-eksperimetal dengan one-group pretestposttest
design. Subjek penelitian sebanyak 10 orang siswa. Teknik pengumpulan
data menggunakan skala coping adaptif dan observasi coping adaptif sebagai
pendukungnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dapat meningkatkan
coping adaptif pada siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji
Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = ?2,807 < ztabel = 1,645
maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konseling kelompok dapat
meningkatkan coping adaptif pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar
Lampung. Kemudian, berdasarkan hasil perhitungan rata-rata peningkatan secara
keseluruhan adalah sebesar 43,99%. Peningkatan ini juga sesuai dengan hasil
observasi perilaku siswa dalam kegiatan sekolah sehari-hari yang semakin
berperilaku adaptif dan semakin berkembang menjadi lebih baik.
Kesimpulannya adalah konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif
pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran
2014/2015.
Saran yang diberikan adalah (1) Kepada siswa, siswa yang memiliki masalah
hendaknya mengikuti kegiatan konseling kelompok yang diberikan oleh guru
bimbingan dan konseling (2) Kepada guru bimbingan dan konseling, dapat
meningkatkan frekuensi dalam menggunakan konseling kelompok untuk
membantu coping adaptif siswa. (3) Para peneliti lain hendaknya mempersiapkan
diri dengan baik untuk melakukan berbagai bentuk layanan bimbingan dan
konseling khususnya konseling kelompok.
Kata kunci: bimbingan dan konseling, coping adaptif, konseling kelompok