Abstract :
Usaha Budidaya Jagung pada tanah masam seringkali menghadapi masalah
ketersediaan unsur hara P. Oleh sebab itu mengatasi hal tersebut, pemberian
batuan fosfat alam dan pupuk kandang kotoran sapi dapat menjadi salah satu
solusi dalam menyediakan unsur hara P yang cukup bagi tanaman Jagung.
Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui dosis batuan fosfat alam yang terbaik
untuk pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays L) , (2) mengetahui dosis
pupuk kandang kotoran sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi jagung
(Zea mays L), (3) dan mengetahui pengaruh interaksi antara dosis batuan fosfat
alam dan pupuk kandang kotoran sapi untuk pertumbuhan dan produksi jagung
(Zea mays L). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2012 sampai
Maret di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kedaton, dan di Laboratorium
Ilmu Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian disusun
secara faktorial dalam rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah
dosis batuan fosfat alam dengan 3 taraf, yaitu P0 (0 kg/ha), P1 (750 kg/ha) dan
P2 (1500 kg/ha) . Faktor kedua adalah pupuk kandang kotoran sapi dengan
3 taraf, yaitu S0 (0 ton/ha), S1 (15 ton/ha), S2 (30 ton/ha). Homogenitas ragam
data yang diperoleh diuji dengan Uji Bartlett, sedangkan untuk sifat
kemenambahan diuji dengan Uji Tukey. Bila kedua uji tidak nyata, data dianalisis
ragam. Pemisahan nilai tengah dilakukan dengan uji polinomial ortogonal pada
taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemberian batuan fosfat alam
pada dosis 750 kg/ha mampu menghasilkan bobot berangkasan kering tanaman
jagung (Zea mays L) tertinggi 11,4 ton/ha. (2) pemberian pupuk kandang kotoran
sapi pada dosis 30 ton/ha mampu mampu menghasilkan bobot berangkasan
kering tanaman jagung (Zea mays L) secara linier . (3) terdapat interaksi antara
dosis batuan fosfat alam dan pupuk kandang kotoran sapi terhadap bobot
berangkasan kering tanaman jagung (Zea mays L), didapatkan dosis optimum
batuan fosfat alam 655,5 kg/ha dan pupuk kandang kotoran sapi 13,09 ton/ha
dengan hasil bobot berangkasan kering tanaman jagung (Zea mays L), tertinggi
16,05 ton/ha.
Kata kunci: Batuan fosfat alam, jagung (Zea mays L), pupuk kandang kotoran
sapi