DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEMERAMAN MENGGUNAKAN BATU KARBIT (CaC2) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA BUAH PISANG (Musa Pradasiaca L)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Lampung
Author
Anwar Sadat, 1014071019
Subject
Budidaya tanaman 
Datestamp
2015-07-01 03:06:30 
Abstract :
abstrak bahasa indonesia Pisang merupakan salah satu produk hortikultura unggulan di Indonesia. Selama ini pemeraman buah pisang belum dilakukan secara baik oleh para petani. Pemeraman yang dilakukan dengan menggunakan karbit menghasilkan buah yang tidak sesuai dengan permintaan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh massa karbit dan media pemeraman terhadap mutu fisik dan kimia buah pisang ambon dan pisang kepok. penelitian menunjukkan sebaran suhu rata-rata lingkungan 28,43-28,48°C, suhu rata-rata media tidak kedap udara antara 30,15 ? 31,1°C dan media kedap udara berkisar antara 30,43 ? 31,58°C, rata-rata kelembaban lingkungan 74,76-75,28%, rata-rata kelembaban media tidak kedap udara berkisar antara 77,52 ? 79,45% dan media kedap udara berkisar antara 78,28 ? 80,24%. Kadar air pisang pada media tidak kedap udara berkisar antara 69,6 hingga 80,5% dan media kedap udara berkisar antara 72 hingga 77,7%. Kadar vitamin C pisang pada media tidak kedap udara berkisar antara 49,9 ? 108,5 mg/100 g dan kedap udara berkisar antara 17,6 ? 35,2 mg/100 g. Tingkat kekerasan buah pisang pada media tidak kedap udara berkisar antara 2 ? 3,27 N dan media kedap udara berkisar antara 0,5 ? 2,73 N. Kandungan padatan terlarut pisang pada media tidak kedap udara berkisar antara 19,2 ? 26,6°brix dan media kedap udara berkisar antara 10,5 ? 12,62°brix. Kata Kunci: pisang, pemeraman, karbit. abstak bahasa inggris Banana is one of the best horticulture product in Indonesia. All this time, the ripening of banana have not decently done by the farmers. Artificial ripening was carried out with the addition of carbide have produced fruit that is not accordance with consumen demand. The aims of this research to determine the effect of carbide mass and ripening media on the physical and chemical quality of Ambon banana and Kepok banana. The result showed the average of room temperature between 28.43 to 28.48 °C, the average temperature of the non vacuum media between 30.15 to 31.1 °C, and the average temperature of vacuum media ranged from 30.43 to 31.58 °C. The average of relative humidity from 74.76 to 75.28%, the average humidity of the non vacuum media between 77.52 to 79.45% and the vacuum media ranged from 78.28 to 80.24%. Water content of bananas in the non vacuum media ranged from 69.6 to 80.5% and the vacuum media ranged from 72.0 to 77.7%. Vitamin C levels of bananas with non vacuum media ranged from 49.9 to 108.5 mg per 100 g and vacuum media ranged from 17.6 to 35.2 mg per 100 g. The stringency of bananas in the non vacuum media ranged from 2.0 to 3.3 N and vacuum media ranged from 0.5 to 2.7 N. The content soluble solid of bananas in the non vacuum media ranged from 19.2 to 26.6 °brix and vacuum media ranged from 10.5 to 12.62 °brix. Keywords: bananas, artificial ripening, calcium carbide.  
Institution Info

Universitas Lampung