Institusion
Universitas Lampung
Author
Saparuddin, OLAN ASCOREPTA
Subject
LB Theory and practice of education
Datestamp
2014-02-12 06:00:35
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model Problem Sol-
ving pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dalam meningkatkan kete-
rampilan mengelompokkan dan mengkomunikasikan siswa. Model problem sol-
ving terdiri dari 5 tahapan ,yaitu;(1) mengorientasikan siswa pada masalah, (2)
mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah,
(3 )menetapkan jawaban sementara dari masalah, (4) menguji kebenaran jawaban
sementara, (5) menarik kesimpulan
Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMAN 1 Talang
Padang tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 256 siswa dan tersebar dalam
delapan kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X
2
dan X
3
semester
Genap Tahun Pelajaran yang memiliki karakteristik hampir sama. Penelitian ini
menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Equivalent (Pretest and
Posttest) Control Group Design.
Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur berdasarkan peningkatan
gain yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata n-Gain keterampilan mengelompokkan untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-
masing 0,27 dan 0,62 dan rerata n-Gain keterampilan mengkomunikasikan untuk
kelas kontrol dan eksperimen masing-masing 0,28 dan 0,74.
Berdasarkan uji hipotesis, diketahui bahwa Model problem solving pada materi
Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit efektif dalam meningkatkan keterampilan
mengelompokkan dan mengkomunikasikan.
Kata kunci: keterampilan, mengelompokkan, mengkomunikasikan, model
problem solving,