Abstract :
ABSTRAK
Masalah dalam penelitian ini adalah rasa percaya diri yang rendah.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah ? apakah tekhnik assertive training
dapat meningkatkan rasa percaya diri ?? Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui penggunaan tekhnik assertive training dalam meningkatkan rasa
percaya diri pada siswa kelas VII SMP Negeri 29 Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2014/2015.
Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan
desain penelitian one-group pre-test post-test. Subyek penelitian ini sebanyak 7
(tujuh) orang siswa kelas VII yang memiliki rasa percaya diri rendah. Tekhnik
pengumpulan data menggunakan angket/ kuisioner percaya diri.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan positif terhadap rasa
percaya diri siswa sebelum dan sesudah diberikan tekhnik assertive training,
ditunjukkan dari pengujian hipotesis menggunakan uji wilcoxon, hasil pretest dan
posttest yang diperoleh zhitung = -2,371 < z tabel = 2 maka, Ho ditolak dan Ha
diterima.
Kesimpulan yang didapat adalah tekhnik assertive training dapat
meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII SMP Negeri 29 Bandar Lampung
Taun Pelajaran 2014/2015.
Saran yang diajukan peneliti yaitu (1) kepada kepala sekolah, hendaknya
dapat membantu, dan mendukung program-program BK demi kemajuan
perkembangan peserta didik (2) kepada guru bimbingan dan konseling untuk
dapat menggunakan assertive training dalam mengatasi masalah siswa terutama
dalam meningkatkan rasa percaya diri (3) kepada siswa hendaknya dapat
mengikuti kegiatan assertive training dalam meningkatkan rasa percaya dirinya
(4) kepada peneliti lain, hendaknya dapat melakukan penelitian mengenai masalah
Turina
yang sama, dengan menggunakan variabel yang sudah diteliti sebelumnya serta
menambahkan keperibadian pada variabel terikatnya.
Kata kunci : tekhnik assertive training, percaya diri, bimbingan dan konseling.