Abstract :
ABSTRAK
PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK
PADA SISWA KELAS VII 1 SMP GLOBAL MADANI
BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Oleh
TRY WAHYUNI
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran menulis cerita
pendek pada siswa kelas VII 1 SMP Global Madani Bandar Lampung Tahun
Pelajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perencanaan
menulis cerita pendek, pelaksanaan menulis cerita pendek, dan penilaian dalam
pembelajaran menulis cerita pendek.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber
data yang digunakan yaitu pembelajaran menulis cerita pendek yang dilakukan
guru dan siswa kelas VII 1 SMP Global Madani Bandar Lampung dan difokuskan
pada perencanaan pembelajaran (RPP), pelaksanaan pembelajaran (aktivitas guru
dan siswa), dan penilaian pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan
rekaman. Tahapan analisis data yang digunakan dengan cara reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap
pembelajaran yaitu perencanaan pembelajaran (identitas mata pelajaran,
kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi
pembelajaran, metode pembelajaran, media belajar, skenario pembelajaran, dan
penilaian). Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu (aktivitas
guru dan aktivitas siswa). Aktivitas yang dilakukan oleh guru meliputi tiga
kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.
Aktivitas yang dilakukan siswa dalam pembelajaran menulis cerita pendek
meliputi kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba kemudian
mengomunikasikan. Pada kegiatan pendahuluan pembelajaran terdapat satu
indikator yang tidak dilaksanakan guru, yaitu guru tidak menyampaikan
kemampuan yang akan dicapai peserta didik. Kemudian pada kegiatan inti dan
kegiatan penutup. Guru telah melaksanakan semua komponen dan indikator dalam
kegiatan inti dan penutup pembelajaran. Selanjutnya, hasil penilaian yang telah
dilaksanakan guru juga telah memenuhi kriteria penilaian pembelajaran yang
sesuai dengan Kurikulum 2013 yaitu penilaian autentik yang mencakup ranah
sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian yang dilakukan oleh guru
mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi langsung yaitu
mengamati sikap dan aktivitas siswa di dalam kelas, penilaian kompetensi
pengetahuan dengan teknik tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan
dengan menggunakan tes praktik.