Abstract :
ABSTRACT
POLICY IMPLEMENTATION OF
THE HEALTH OPERATIONAL FUND (BOK)
(Study at Pringsewu Sub-district and Gadingrejo Sub-district
in Pringsewu Regency 2010–2011)
BY:
MERLIANAWATI
BOK policy implementation in health development efforts are still causing problems
at Pringsewu Sub-district and Gadingrejo Sub-district in Pringsewu Regency, such as:
limitation of funding to implementation the program in Puskesmas, socialization of
implementation the BOK’s program still unwell, and different perseption in
utilization of funds. Seeing these conditions, researcher though it needs an assessment
of policy implementation. This study use descriptive qualitative approach, the data
collecting technique through interview, documentation and observation. The data
analysis techniques using George C. Edward III’s policy implementation model with
four indicators: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure.
The results of this study indicated there are four unsuccesfull indicators. This
conclusion is based on: 1) uneffective communication in BOK policy implementation
between policy implementers with the target groups, because of the cadres and most
people did not know the information about BOK policy; 2) human resources in funds
of BOK policy implementation overall are sufficient, but the financial resources are
still inadequate; 3) The BOK policy implementor disposision is implemented
according to their duties and functions; 4) bureaucratic structure of BOK
implementation has reach two aspects mecanism and operated organization structure.
Advices from the reasercher are: 1) sosialization to people persuasively and need of
similarity understanding; 2) make a certainly rules so the DIPA could be on time; 3)
clarify and reassert the BOK technical guidance, and 4) People must have awareness
participation in the healt socialization.
Keywords: The Health Operational Fund, Policy Implementation
ABSTRAK
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK)
(Studi di Kecamatan Pringsewu dan Kecamatan Gadingrejo
Kabupaten Pringsewu Tahun 2010–2011)
OLEH:
MERLIANAWATI
Pelaksanaan kebijakan BOK dalam upaya pembangunan kesehatan di Kecamatan
Pringsewu dan Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu masih menimbulkan
permasalahan, seperti: keterbatasan dana BOK untuk melaksanakan kegiatan di
Puskesmas dan jaringannya, sosialisasi pelaksanaaan kegiatan BOK dinilai masih
kurang, perbedaan persepsi dalam hal pemanfaatan dana. Melihat kondisi tersebut,
perlu adanya suatu kajian tentang implementasi kebijakan. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis
data menggunakan model implementasi George Edward III dengan empat indikator
yaitu: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat indikator tersebut belum maksimal.
Kesimpulan ini berdasarkan pada: 1) Komunikasi antara pelaksana kebijakan dengan
para kelompok sasaran dalam pelaksanaan kegiatan BOK belum efektif karena para
kader dan sebagian masyarakat tidak mengetahui informasi tentang adanya kebijakan
BOK; 2) Sumber daya manusia pada pelaksanaan kebijakan dana BOK secara
keseluruhan sudah cukup memadai tetapi pada sumber daya finansialnya masih
kurang memadai; 3) Disposisi para implementor kebijakan BOK dilaksanakan sesuai
dengan tugas dan fungsinya; 4) Struktur birokrasi dalam pelaksana BOK telah
mencapai dua aspek yaitu mekanisme dan struktur organisasi pelaksana. Saran dari
penelitian ini meliputi: 1) melakukan sosialisasi secara persuasif kepada masyarakat
dan perlu adanya persamaan persepsi; 2) membuat aturan secara pasti agar turunnya
DIPA bisa tepat waktu; 3) memperjelas dan mempertegas kembali petunjuk teknis
BOK; dan 4) Masyarakat harus memiliki kesadaran dalam hal keikutsertaan kegiatan
sosialisasi kesehatan.
Kata kunci: Bantuan Operasional Kesehatan, Implementasi Kebijakan