Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran gerak dasarlompat jauhpada
siswa kelas V SD Negeri 2 Yogyakarta, Kec. Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun pelajaran 2012/2013
dengan alat bantu berupa box yang terbuat dari kayu, simpai dari kardus serta botol aqua yang digantung diatas
baklompat dan bola plastik yang diletakan diposisi pendaratan siswa.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dengan
menggunakan tiga siklus. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Yogyakarta, Kec.
Gadingrejo Tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 15 putra dan 13 putri. Sedangkan
teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen penilaian tes gerak dasar
lompat jauh.
Hasil penelitian menunjukkan pada temuan awal hanya mencapai ketuntasan 11% hal ini berarti masih sangat
rendahnya kemampuan gerak dasar siswa dalam melakukan gerak dasarlompat jauh. Pada siklus pertama
dengan penggunaan alat bantu pembelajaran box yang terbuat dari kayu diperoleh prosentase keberhasilan
ketuntasan belajar meningkat menjadi 39%, hal itu berarti tindakan belum memenuhi ketuntasan belajar. Pada
siklus kedua dengan penggunaan alat bantu pembelajaran berupa simpai dari kardus serta botol aqua yang
digantung diatas bak lompat diperoleh prosentase keberhasilan ketuntasan belajar mengalami peningkatan
menjadi46%, hal itu berarti tindakan belum memenuhi ketuntasan belajar.Pada siklus ketiga dengan penggunaan
modifikasi alat bantu berupa bola plastik yang diletakan diposisi pendaratan siswadiperoleh prosentase
keberhasilan ketuntasan belajar mengalami peningkatan menjadi86% . Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa
pembelajaran atletik khususnya pada materi gerak lompat jauh menggunakan modifikasi alat bantu dapat
memperbaiki dan meningkatkan hasil pembelajaran keterampilan gerak dasarlompat jauhpada siswa kelas kelas V
SD Negeri 2 Yogyakarta, Kec. Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun pelajaran 2012/2013.