Institusion
Universitas Lampung
Author
SINGGIH SUHAN NANTO , 1218011145
Subject
RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Datestamp
2016-01-27 06:57:56
Abstract :
ABSTRAK
Kanker payudara adalah suatu penyakit yang banyak menyerang wanita dan
merupakan penyebab kematian terbesar pada wanita. Diagnosis kanker payudara
sendiri diperoleh dengan cara pengambilan biopsi jarum halus sebelum prosedur
bedah. Kemudian dilakukan pemeriksaan selanjutnya yaitu pemeriksaan reseptor
penanda dari kanker yaitu pemeriksaan Estrogen Reseptor (ER), Progesteron
Reseptor (PR), dan Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER-2).
Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan antara status ER, PR, HER-2
dengan status stadium klinis pasien kanker payudara.
Penelitian ini dilakukan pada bulan september hingga Oktober 2015 di Rumah
Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek Bandar Lampung menggunakan metode
observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel
dilakukan dengan cara consecutive sampling, didapatkan sebesar 68 responden.
Pada penelitian hubungan status ER dan PR dengan status stadium klinis
didapatkan hubungan antara status ER dan PR dengan status stadium klinis
bermakna dibuktikan dengan nilai (p=0,015) dan (p=0,019), untuk nilai
korelasinya didapatkan (r=-0,293) dan (r=-0,283) hubungan bersifat terbalik,
sedangkan untuk hubungan status HER2 dengan stadium klinis didapatkan nilai
tidak bermakna dibuktikan dengan nilai (p=0,195).
Kata kunci: kanker payudara, estrogen receptor, progesteron receptor, human
epidermal growth factor receptor 2, stadium klinis
ABSTRACT
Breast cancer is a common disease in women and is the leading cause of death in
women. Diagnosis of breast cancer is obtained by taking a fine needle biopsy
prior to a surgical procedure. Then further examination is the analysis of Estrogen
Receptor (ER), progesterone receptor (PR) and Human Epidermal Growth Factor
Receptor 2 (HER-2). This study aimed to assess the relations between the ER, PR,
HER-2 status of breast cancer patients with clinical stage.
This research was conducted in September and October 2015 in the General
Hospital of Bandar Lampung Abdoel Moeloek, using observational method with
cross sectional approach. Sampling was done by consecutive sampling, obtained
from 68 respondents.
In the study of ER and PR status relations with clinical stage status obtained
relations between ER and PR status with meaningful clinical stage status is
evidenced by the value (p=0.015) and (p=0.019), to obtain the correlation (r=0.293)
and (r=-0.283) relations is reversed, while the relations with clinical stage
HER2 status obtained value is not meaningful evidenced by value (p=0.195).
Keywords: breast cancer, estrogen receptor, progesteron receptor, human
epidermal growth factor receptor 2, clinical stadium