Abstract :
ABSTRAK
Proses penentuan tinggi badan merupakan langkah utama dalam proses identifikasi
forensik ketika hanya sebagian tubuh yang ditemukan. Salah satu cara menentukan tinggi
badan adalah dengan menggunakan panjang dari tulang panjang seperti tulang radius.
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan panjang tulang radius dengan tinggi
badan.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2015 di Kecamatan Gisting, dengan metode
deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan
metode non probability sampling yaitu consecutive sampling dan memperoleh 88
responden untuk masing-masing suku Lampung dan suku Jawa.
Rerata panjang tulang radius pada pria dewasa suku Lampung adalah 25,9 ± 1,469 (22-28)
cm dan tinggi badan rerata pria dewasa suku Lampung adalah 164 ± 0,045 (156-179) cm
dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0.452. Panjang radius rerata pria dewasa suku Jawa
adalah 25,6 ± 1,470 (22-28) cm dan tinggi badan rerata pria dewasa suku Jawa adalah 163
± 0,045 (151-175) cm dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,471. Dapat disimpulkan bahwa
panjang tulang radius memiliki korelasi sedang dengan tinggi badan baik pada suku
Lampung maupun suku Jawa.
Kata kunci: Identifikasi Forensik, Panjang Radius,Tinggi Badan.
ABSTRCT
The process of body height determining is the first approach on forensic procedure when
only parts of the body are found. One of the ways to determine body height is by measuring
the length of long bones such as the radial bone. This study aims to identify the relationship
between the radial bone length and the body height.
This study was conducted in December 2015 in the District of Gisting, with analytic
descriptive method and cross sectional approach. Sampling is taken by non probability
sampling test with consecutive sampling and obtained 88 respondents for each
Lampungnese and Javanese.
The radial bone length mean on adult male Lampungnese is 25,9 ± 1,469 (22-28) cm and
the body height mean on adult Lampungnese is 164 ± 0,045 (156-179) cm with correlation
coefficient (r) 0.452. The radial bone length mean on adult male Javanese is 25,6 ± 1,470
(22-28) cm and the body height mean on adult Javanese is 163 ± 0,045 (151-175) cm with
correlation coefficience (r) 0.471. In conclusion that the radial bone length has
intermediate correlation with the body height on Lampungnese and Javanese.
Key words: Body Height, Forensic Identification, Radial Lenght