Institusion
Universitas Lampung
Author
Alex Munandar, 1115031008
Subject
Teknik Elektro. Rekayasa elektronik Nuklir
Datestamp
2016-05-04 04:43:47
Abstract :
ABSTRAK
APLIKASI METODE MODIFIED CARSON PADA SALURAN KABEL
UDARA TEGANGAN MENENGAH (SKUTM) UNTUK ANALISA
ALIRAN DAYA TIGA FASA PADA PENYULANG KATU, GI
MENGGALA.
OLEH:
ALEX MUNANDAR
Menentukan impedansi urutan merupakan langkah awal dalam melakukan studi
analisa aliran daya. Setiap saluran distribusi, baik konduktor telanjang (SUTM)
maupun kabel tegangan menengah (SKUTM) memiliki nilai impedansi urutannya
masing-masing. Umumnya, saluran distribusi merupakan gabungan antara SUTM
dan SKUTM. Penelitian sebelumnya hanya menghitung impedansi urutan dari
SUTM saja, sehingga penting untuk menghitung impedansi urutan dari SKUTM
agar analisa aliran daya dapat dilakukan seakurat mungkin.
Metode modified Carson merupakan cara untuk menghitung impedansi urutan dari
suatu penghantar. Penelitian ini dilakukan dengan memodelkan SKUTM menjadi
dua model. Pertama, dengan kabel messenger yang dibumikan, dan kedua, kabel
messenger yang tak dibumikan. Penelittian ini menggunakan tiga ukuran kabel,
yaitu 120 mm
2
, 150 mm
2
, dan 240 mm
2
. Perhitungan dilakukan dengan
menggunakan Perangkat lunak Python dan Opendss, ditambah SPLN sebagai
pembanding. Simulasi aliran daya tiga fasa dilakukan dengan menggunakan
impedansi urutan yang diperoleh dari ketiga nilai.
Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa nilai impedansi urutan
semakin kecil dengan semakin besarnya luas penampang dari suatu penghantar.
Pembumian kabel messenger hanya berdampak pada perubahan nilai impedansi
urutan nol saja. terdapat perbedaan nilai impedansi urutan antara Python dan
OpenDss, terutama pada impedansi urutan nol. Sedangkan perbedaan yang cukup
signifikan terjadi saat nilai yang diperoleh dibandingkan dengan SPLN. Simulasi
aliran daya tiga fasa menunjukkan terdapat perbedaan pada tegangan, rugi-rugi
daya aktif, dan rugi-rugi daya reaktif saat digunakan impedansi urutan dari Python,
OpenDss, dan SPLN.
abstrak inggris
ABSTRACT
THE APLICATION OF MODIFIED CARSON?S METHODE TO
OVERHEAD LINE CABLE (SKUTM) FOR THREE PHASE POWER
FLOW ANALYSIS AT KATU FEEDER, MENGGALA SUBSTATION.
By:
ALEX MUNANDAR
The determination of sequence impedance is critical step in power flow analysis.
Every distribution line, either overhead line (SUTM) or overhead line cable
(SKUTM), has its value of sequence impedance. Generally, distribution line consist
of overhead line and overhead line cable. Previous research used overhead line
(SUTM) to determine the sequence impedance. For accurate power flow analysis it
is required to determine the sequence impedance of overhead line cable (SKUTM).
Modified Carson is a method to determine the sequence impedance of overhead line
and overhead line cable. This research uses two models of SKUTM. First, SKUTM
with ungrounded messenger wire, and the second SKUTM with grounded
messenger wire. Three sizes of cable, there are 120 mm
2
, 150 mm
are used in this research. The sequence impedance are calculated using Python and
OpenDss software. As a comparison of calculation?s result, a standard of PLN
(SPLN) are used. The three phase power flow analysis used the sequence
impedance of these value.
This research shows that sequence impedance of overhead cable line is getting
lower by the increment of cable size. While, grounded messenger wire only affected
the zero sequence impedance of overhead cable line (SKUTM). This research also
shows that sequence impedance obtained by Python and OpenDss has different
value for zero sequence impedance. A significant error has found if the
computation?s result compared to SPLN. Three phase power flow analysis
simulation shows that line to line voltage, active power losses, and reactive power
losses has different value by using sequence impedance from Python, OpenDss, and
SPLN.