Institusion
Universitas Lampung
Author
M.HUSEIN MANALU, 1115021052
Subject
Mesin (General). Mesin Sipil (General)
Datestamp
2017-06-20 02:49:58
Abstract :
abstrak
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menemukan alat pengering yang
lebih efektif dalam proses pengeringannya dan hasil yang didapatakan lebih baik
kwalitasnya. Dimana dilakukan analisis perpindahan panas dan distribusi temperature
dari aliran panas yang terjadi dalam alat pengering kakao. Dilakukan redesain alat
pengering kakao yang terdapat di Usaha Mandiri Desa Wiyono Kabupaten Pesawaran
Lampung.
Membuat perhitungan kebutuhan energi pengeringan kakao, perhitungan kalor yang
dibutuhkan dalam proses pengeringan kakao, perhitungan termal yang terjadi pada
alat pengering, sebaran suhu pada alat pengering, laju aliran energi konveksi di dalam
ruang pengering kakao, energi yang hilang dari ruang pengering serta kebutuhan
bahan bakar selama proses pengeringan terjadi. Alat ini memiliki dimensi panjang 2,4
m lebar 1,2 m dan tinggi 0,6 m. Bahan bakar yang dipakai adalah kayu bakar.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka penulis dapat mengambil simpulan pada
tugas akhir ini telah dilakukan redesain alat pengering kakao dan simulasi yang tepat
dalam distribusi temperature pengeringannya menggunakan Computational Fluid
Dinamics (CFD). Dari hasil perhitungan dan juga simulasi CFD didapatkan suhu ratarata
pengeringan
85,3421
0
C. Kalor yang dibutuhkan untuk proses pengeringan kakao
420062,3188kJ. Waktu yang dibutuhkan untuk satu kali proses pengeringan dengan
alat ini adalah 16 jam, dengan kebutuhan kayu bakar sebanyak 102,956 kg atau
0,102956 kubik.
Kata kunci : Alat Pengering kakao, Kalor, Computational Fluid Dinamics (CFD)
abstract
The purpose of this study is to find a more effective drying tool in the drying process
and the results obtained better quality. Where heat transfer analysis and temperature
distribution of heat flow occurs in the cocoa dryer. Redesigned the cocoa dryers in thebusiness of Mandiri Desa Wiyono, Pesawaran Lampung.
Making calculations of cocoa drying energy requirements, calorific calculations
required in the cocoa drying process, thermal calculations occurring in the dryer, the
temperature distribution of the dryer, the rate of convection energy flow in the drying
chamber, the energy lost from the drying chamber and the fuel requirement During
drying process occurs. This tool has a dimension of 2.4 m wide by 1.2 m and a height
of 0.6 m. The fuel used is firewood.
From the results of the research conducted, the authors can take conclusions on this
final task has been done redesign the cocoa dryer and the appropriate simulation in
the distribution of drying temperature using Computational Fluid Dinamics (CFD).
From calculation result and also simulation of CFD got average temperature of drying
85,3421 0C. The heat needed for the drying process is 420062,3188 kJ. The time
required for a single drying process with this tool is 16 hours, with the need for
firewood as much as 102.956 kg or 0.102956 cubic.
Kata kunci : Alat Pengering kakao, Kalor, Computational Fluid Dinamics (CFD)