Institusion
Universitas Lampung
Author
Rachma Fadilla Haq, 1517021162
Subject
580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora
Datestamp
2022-04-13 07:15:35
Abstract :
Serasah nanas merupakan suatu bentuk dari sebagian besar unsur hara yang
dikembalikan ketanah untuk penyerapan ulang oleh tanaman. Unsur hara ini tidak
dapat langsung diserap oleh tanaman, tetapi harus terlebih dahulu melalui proses
dekomposisi. Proses dekomposisi sangat dipengaruhi oleh adanya mikroorganisme
dekomposer yaitu fungi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi fungi
dekomposer dari serasah nanas PT. GGP, melakukan pengujian dekomposisi kultur
murni isolat fungi pada serasah nanas dengan metode Pure Culture Decomposition
Test (PCDT) serta mengetahui viabilitas isolat fungi.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018-Februari 2019 di
Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Unila. Penelitian ini menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan 3 tahap pengujian yaitu pengujian dekomposisi kultur
murni melalui pengukuran kehilangan berat (weight loss) dan perubahan berat
substrat serasah nanas serta perhitungan jumlah spora dan nilai viabilitas. Data yang
iii
diperoleh dianalisis dengan Analysis Of Varians (ANOVA), jika terdapat perbedaan
signifikan pada perlakuan maka dilanjutkan dengan uji lanjut Beda NyataTerkecil
(BNT) pada taraf ? 5 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat fungi mampu
mendekomposisi substrat serasah nanas. Isolat terbaik pada waktu inkubasi 10 hari
yaitu adalah isolat BIO GGP 12 dengan persentase kehilangan berat 17,2 %,
sedangkan pada waktu inkubasi 20 hari BIO GGP 11 dengan persentase perubahan
berat 33,7 % dan pada waktu inkubasi 30 hari BIO GGP 7 dengan persentase
mencapai 45,8 %, ketiga isolat fungi ini memiliki viabilitas serta produktivitas yang
cukup tinggi.
Kata Kunci: Dekomposisi, Serasah nanas, Fungi, PCDT