Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase daun singkong
dan onggok terfermentasi serta mineral mikro organik terhadap konsumsi bahan
organik, kecernaan protein kasar, serat kasar dan pertambahan bobot tubuh pada
kambing PE jantan. Penelitian ini dilaksanakan pada November?Desember 2018 di
Pekon Gisting Atas, Blok 18, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Materi penelitian menggunakan kambing PE jantan berjumlah 12 ekor , pakan,
mineral mikro organik (Zn, Cu, Se, dan Cr), dan kandang kambing PE jantan
individual berkapasitas 12 ekor yang dilengkapi tempat pakan. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Mengelompok berdasarkan bobot
badan dengan jumlah 3 kelompok dan masing-masing kelompok menggunakan 4
ekor kambing dengan rata-rata bobot badan berkisaran 13--24.5 Kg/ekor. Perlakuan
yang diberikan meliputi : R0 ( 70% ransum basal + 30% onggok tanpa fermentasi);
R1 ( 70% ransum basal + 30% onggok fermentasi); R2 ( 55% ransum basal + 30%
onggok fermentasi + 15 % silase daun singkong); R3 ( 55% ransum basal + 30 %
onggok fermentasi + 15 % silase daun singkong + mineral mikro organik Zn, Cu, Cr,
Se). Data dianalisis dengan analisis of varian dan dilanjutkan dengan uji Kontas
Ortoghonal pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh pemberian
silase daun singkong dan onggok terfermentasi serta minerat mikro organik tidak
berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan organik, kecernaan protein
kasar, kecernaan serat kasar, sedangkan terhadap pertambahan bobot tubuh
berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada kambing PE jantan.
Kata kunci: kambing PE, kecernaan protein kasar, kecernaan serat kasar, mineral
mikro organik, konsumsi bahan organik dan pertambahan bobot tubuh.
ABSTRACT
THE EFFECT OF SILAGE FERMENTED CASSAVA AND ONGGOK
LEAVES AND ORGANIC MICRO MINERALS ON CONSUMPTION OF
ORGANIC MATTER, DIGESTIBILITY OF CRUDE PROTEIN, GAUZE
FIBER AND BODY WEIGHT IN MALE PE GOATS
Oleh
Gusti Yusrina
This study aims to determine the effect of silage fermented cassava and onggok
leaves and organic micro minerals on consumption of organic matter, digestibility of
crude protein, gauze fiber, and body weight in male PE goats. This research was
conducted in November-December 2018 in Pekon Gisting Atas, Block 18, Gisting
District, Tanggamus district, Lampung. The research material used 12 male PE
goats, feed, organic micro minerals (Zn, Cu, Se, and Cr), and individual male PE goat
cages with a capacity of 12 tails equipped with feed places. This study used a
randomized group design (RBD). Grouping based on body weight with the number
of 3 groups and each group using 4 goats with an average body weight ranging from
13 to 24.5 kg / head. The treatment given includes: R0 ( 70% ration basal + 30%
onggok without fermentation); R1 ( 70% ration basal + 30% onggok fermentation);
R2 ( 55% ration basal + 30% onggok fermentation + 15 % silage of cassava leaves);
R3 ( 55% ration basal + 30 % onggok fermentation + 15 % silage of cassava leaves +
organic micro minerals Zn, Cu, Cr, Se). Data were analyzed by analysis of variants
and continued with further orthogonal contrast testing at level of 5%. The results
showed that the effect of fermenting fermented cassava and onggok leaves as well as
organic micro mineral did not significantly influence (P> 0,05) on organic matter
consumption, protein digestibility and crude crude fiber digestibility, whereas the
body weight has a very significant effect (P<0,01) in male PE goats.
Keywords: PE goats, consumption of organic matter, digestibility of crude protein,
digestibility of crude fiber, organic micro minerals, body weight.