Abstract :
Indeks pertanaman (IP) padi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi
produksi beras nasional. Semakin tinggi nilai IP yang didapatkan maka semakin
tinggi produksi beras yang dihasilkan. Penerapan sistem TOT dapat mempersingkat
waktu olah tanah dan tanam sehingga penanaman dan panen padi dapat dilakukan
dengan cepat. Namun, dalam penerapan sistem budidaya tersebut ditemukan kendala
utama yaitu cara untuk mengatasi gulma yang muncul pada lahan pertanaman akibat
lahan pertanaman tidak diolah. Maka dari itu, perlu dilakukan pengaplikasian
herbisida untuk menggantikan peran dari olah tanah sempurna dalam mengendalikan
gulma, terutama pada tahap persiapan lahan padi sawah. Tujuan penelitian ini yaitu:
(1) Menguji efikasi herbisida berbahan aktif parakuat, glifosat, dan glufosinat dalam
pengendalian gulma untuk persiapan lahan pada lahan tanam padi sawah dengan
sistem TOT (Tanpa olah tanah); (2) Mengetahui pengaruh efikasi herbisida berbahan
aktif parakuat, glifosat, dan glufosinat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi
sawah akibat dari aplikasi bahan aktif parakuat, glifosat, dan glufosinat. Penelitian ini
dilakukan pada tanggal 25 September sampai dengan 31 Desember 2020 di Leman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 11 perlakuan
dan 5 ulangan. Perlakuan penelitian yaitu: parakuat 345 g ha
-1
, parakuat 690 g ha
,
parakuat 1.380 g ha
-1
, glifosat 607,5 g ha
-1
, glifosat 1.215 g ha
-1
, glifosat 2.430 g ha
,
glufosinat 375 g ha
-1
, glufosinat 750 g ha
-1
, glufosinat 1.500 g ha
-1
, manual, kontrol
(tanpa pengendalin gulma). Petak percobaan berukuran 3 m x 5 m. Uji homogenitas
ragam data dilakukan dengan uji Bartlett dan uji Aditivitas data diuji dengan
menggunakan uji Tukey. Jika syarat asumsi terpenuhi maka data dianalisis dengan
Anara dan diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) Herbisida berbahan aktif parakuat dosis
345 ? 1.380 g ha
-1
, glifosat dosis 607,5 ? 2.430 g ha
-1
, dan glufosinat dosis
375 ? 1.500 g ha
-1
memiliki efikasi yang baik dalam mengendalikan gulma total,
gulma golongan daun lebar, gulma golongan teki, gulma golongan rumput, gulma
dominan Ludwigia octovalvis, gulma dominan Fimbristylis miliacea, gulma dominan
Cynodon dactylon pada persiapan lahan budidaya padi dengan sistem budidaya TOT;
(2) Aplikasi herbisida berbahan aktif berbahan aktif parakuat dosis 345 ? 1.380 g ha
,
glifosat dosis 607,5 ? 2.430 g ha
-1
, dan glufosinat dosis 375 ? 1.500 g ha
parakuat,
glifosat, dan glufosinat memiliki fitotoksisitas 0% terhadap tanaman padi dan tidak
menghambat tinggi, jumlah rumpun serta hasil tanaman padi.
Kata kunci: Glifosat, Glufosinat, Gulma,Parakuat, TOT