Institusion
Universitas Lampung
Author
ASVARRAEHANNIE , RACHMA ALVIENA
Subject
630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Datestamp
2023-12-15 03:51:12
Abstract :
Salah satu hama penting yang menyerang tanaman jagung adalah ulat grayak
(Spodoptera frugiperda J.E. Smith). Dalam pengendaliannya petani cenderung
menggunakan pestisida sintetik yang secara berkala dapat mengakibatkan kematian
organisme non target. Pestisida nabati merupakan salah satu pengendalian alternatif
yang dapat digunakan. Salah satunya dengan aplikasi ekstrak biji dan kulit biji buah
nona (Annona reticulata L.). Penelitian ini di Laboratorium Hama Tumbuhan dan
Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.
Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang masingmasing ekstraknya terdiri atas 6 konsentrasi (perlakuan) dan 3 ulangan (kelompok).
Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam yang dilanjutkan dengan Jujur
(BNJ)(0.05) Kemudian dilakukan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak biji buah nona sangat nyata
mengakibatkan mortalitas S. frugiperda mencapai 100% sejak 3 hari setelah
aplikasi (HSA) dengan konsentrasi 1% yang diikuti dengan konsentrasi 0,7% pada
9 hsa. Aplikasi ekstrak biji buah nona mampu menghambat metamorfosis S
frugiperda yang di tandai dengan gagal pupa dan gagal imago pada konsentrasi 0,5
dan 0,7% Aplikasi ekstrak kulit biji buah nona sangat nyata mengakibatkan
mortalitas S. frugiperda hingga 100% sejak 3 hsa dengan konsentrasi 2,5% yang
diikuti konsentrasi 2% pada 5 hsa. Aplikasi ekstrak kulit biji buah nona mampu
menghambat metamorfosis S. frugiperda yang ditandai dengan gagal pupa pada
konsentrasi 1,5; 2; dan 2,5% dan gagal imago pada konsentrasi 2 dan 2,5%. Nilai
LC50 ekstrak biji buah nona pada Nilai LC50 ekstrak biji buah nona pada 4 HSA
sebesar 0,41 (0,27-0,49)%. Nilai LCso ekstrak kulit biji buah nona pada 4 hsa
adalah 1,10 (0,86-1,26)%.
Kata kunci : Annona reticulata L., LC50, mortalitas, pestisida nabati,
penghambatan perkembangan, Spodoptera frugiperda J. E. Smith.