Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter dan identitas penyebab busuk
batang tanaman sorgum dan mengetahui kemampuan patogen untuk menginfeksi
tanaman lain selain tanaman sorgum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
Agustus tahun 2022 Laboratorium Bioteknologi Pertanian Universitas Lampung
menerima sampel tanaman sorgum yang menunjukkan gejala busuk pada bagian
batang. Sebanyak dua isolat bakteri (SM1.2 dan SM1.3) dan delapan isolat jamur
(S1, S2, S3, S4, S5, S6, S7, S8) yang diduga menjadi penyebab busuk batang
berhasil diisolasi dari bagian tanaman yang bergejala. Hasil uji biokimia
memperlihatkan bahwa kedua isolat bakteri yang didapatkan merupakan
kelompok gram negatif, bersifat fermentatif, lechitinase positif, soft rot positif,
hipersensitif positif, tidak berpendar pada media King?s B, casein positif, serta
mampu menggunakan D-tartrate, Sodium L-glutamat,M-tartrate, Citric acid
monohydrate, Tri sodium citrate dihydrate, Mannitol dan Glycerol sebagai
sumber karbonnya. Isolat SM1.2 bersifat arginine dihydrolase positif, sedangkan
isolat SM1.3 bersifat arginine dihydrolase negatif dan mampu tumbuh pada suhu
39°C dan 40°C. Berdasarkan hasil analisis sekuens 16SrDNA menunjukan bahwa
isolat bakteri tersebut berada dalam kelompok Dickeya zeae. Berdasarkan hasil uji
kisaran inang menunjukan bahwa kedua isolat bakteri tersebut mampu
menyebabkan gejala busuk pada lunak pada seledri, wortel, lidah buaya, sawi
putih, kubis, pakcoy, lobak, timun, gambas, pare, buncis, daun bawang, bawang
merah, bawang putih, cabai merah, paprika, tomat, terung, kacang panjang, dan
okra. Untuk isolat jamur hasil analisis sekuns TEF menunjukan bahwa isolat
jamur tersebut berada dalam kelompok Fusarium verticillioides.
Kata kunci: busuk batang jagung, karakterisasi dan identifikasi, Sorghum bicolor