Abstract :
Jamur rizosfer dapat dimanfaatkan sebagi agen hayati, dimana jamur ini memiliki
aktivitas antagonis terhadap jamur patogen dan kemampuannya menginduksi
ketahanan tanaman terhadap penyakit dan dapat menyuburkan tanaman. Penelitian
ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Pertanian, Fakultas Pertanian,
Universitas Lampung dan Sentiko Farm bulan Maret hingga September 2023.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keragaman, identitas, dan karakter
jamur rizosfer tanaman jeruk. Metode yang digunakan adalah eksplorasi,
identifikasi morfologi, uji pertumbuhan isolat, uji hipovirulen, dan uji antagonis.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dua genus jamur rizosfer yang dapat
teridentifikasi, yaitu genus jamur Trichoderma sp. dan jamur Aspergillus sp.
Kelompok jamur Trichoderma dengan kode isolat A1.1, A1,2, dan D1.1. Genus
Aspergillus sp. yang ditemukan dengan kode isolat B1.1 dan D1.2. Berdasar hasil
uji hipovirulen janur Trichoderma sp. bersifat non patogen dengan nilai DSI<2.
Sedangkan, terdapat satu isolat Aspergillus sp. yang memiliki nilai DSI>2.
Berdasarkan hasil uji antagonis menunjukkan bahwa kelima isolat mampu
menekan pertumbuhan jamur patogen tanaman jeruk Botryodiplodia theobromae.
Kata Kunci: Aspergillus sp., jamur, rizosfer, jeruk. Trichoderma sp.