Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran flipped
classroom berbantuan pertanyaan oleh siswa terhadap kemampuan berpikir kritis.
Desain penelitian menggunakan randomized pretest-posttest comparison group.
Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu eksperimen I (XI IPA 2)
menggunakan model flipped classroom berbantuan pertanyaan dan eksperimen II
(XI IPA 3) menggunakan model flipped classroom tanpa berbantuan pertanyaan
yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengambilan data
menggunakan tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi, dan angket.
Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Withney U. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model
flipped classroom berbantuan pertanyaan oleh siswa terhadap kemampuan
berpikir kritis (Sig. (2-tailed) 0.002 < 0.05). Pembelajaran dengan model flipped
classroom berbantuan pertanyaan mampu meningkatkan kemampuan berpikir
kritis siswa, hal ini terlihat dari nilai rerata N-gain pada kelas eksperimen I adalah
0.486 lebih tinggi dari nilai rerata N-gain kelas eksperimen II yaitu 0.382 dengan
kategori sedang. Analisis per indikator berpikir kritis menunjukkan hasil
perhitungan N-gain kelas eksperimen I pada indikator memberikan penjelasan
sederhana, khususnya pada sub indikator memfokuskan pertanyaan memperoleh
nilai tertinggi dibandingkan dengan sub indikator lainnya yaitu sebesar 86%.
Hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh observer diperoleh rerata
93.06% (kategori sangat baik) dan untuk angket tanggapan siswa menunjukkan
hasil yang positif terhadap penerapan model flipped classroom berbantuan
pertanyaan, dimana diperoleh rerata sebesar 70.96% (kategori baik).
Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Model Flipped Classroom, Pertanyaan
Siswa