Abstract :
Abstrak : Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) adalah limbah dari perkebunan
kelapa sawit. Tandan kosong kelapa sawit biasanya dijadikan sebagai pupuk dan
media tumbuh jamur. Tandan buah segar mengandung 25-34% tandan kosong.
Serat TKKS dapat dimanfaatkan sebagai serat alami untuk penguat komposit dan
aplikasi biomedis (Biomaterial). PolyLactic acid (PLA) telah banyak digunakan
sebagai material biomedis karena sifat biodegradable dan biocompatiblenya
sebagai scaffold. Scaffold berfungsi untuk merangsang tumbuh regenerasi sel dan
jaringan baru, yang dapat ter-degradasi secara klinis dan biomekanik. Kerusakan
pada tendon/ligamen sering terjadi akibat beban yang berlebihan sehingga
diperlukan scaffold biodegradable dari PLA untuk memperbaikinya. Namun PLA
memiliki sifat mekanik yang lebih rendah dari tendon/ligamen sehingga
diperlukan reinforcement berupa serat alam yang tidak beracun untuk makhluk
hidup. Sebelum digunakan serat TKKS diberi perlakuan menggunakan larutan
alkali NaOH 5%/3 jam. Selanjutnya komposit PLA/TKKS dibuat dengan metode
hand lay-up dengan serat braids dengan fraksi volume serat 16% dan untuk
volume fraksi PLA sebanyak 84%. Serat TKKS dilakukan pengamatan kadar air
dan sifat kimia, kemudian komposit PLA/TKKS direndam dengan larutan
simulated body fluid (SBF) selama 10, 20 dan 30 hari kemudian diuji tarik, dan
dilakukan pengamatan scanning electron microscope (SEM). Hasil dari pengujian
mekanik terlihat bahwa komposisi PLA/TKKS mengalami degradasi ditandai
dengan menurunya kekuatan tarik pada rendaman 30 hari dalam larutan SBF.
Kata kunci : Serat braids tandan kosong kelapa sawit, polylactid acid, simulated
body fluid, Sifat tarik, Tendon dan scaffold.