Abstract :
Kegiatan pertanian pada tanah pasir yang disawahkan memiliki kendala salah
satunya berkaitan dengan sifat fisik tanah. Tanah berpasir memiliki karakteristik
sifat fisik yang di dominasi oleh fraksi pasir sehingga tanah rentan terhadap
proses pendispersian. Hal ini menyebabkan kesuburan tanah menjadi rendah dan
produktivitas tanaman tidak optimal. Upaya yang dapat dilakukan untuk
mengurangi nisbah dispersi tanah dan produksi tanaman dilakukan dengan cara
pemberian pupuk silika. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh
aplikasi pupuk silika terhadap nisbah dispersi dan produksi tanaman serta variabel
pendukung mikroagregat, dan tekstur tanah. Metode penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kelompok dan 8 perlakuan yaitu, A
= Tanpa pemupukan, B = 317,46 kg/haNPK C =(317,46 kg/haNPK + pupuk silika 1,9
l/ha) , D (317,46 kg/haNPK, pupuk silika 3,8 l/ha), E (317,46 kg/haNPK + 5,7 l/ha), F
(317,46 kg/haNPK + pupuk silika 7,6 l/ha), G (317,46 kg/haNPK + pupuk silika 9,5 l/ha),
H (317,46 kg/haNPK + pupuk silika 11,4 l/ha). Analisis di laboratorium
menggunakan metode hydrometer. Data dianalisis secara kuantitatif dengan
membandingkan hasil analisis dengan kriteria kelas penetapan yang ada. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi silika belum mampu mengurangi niai
nisbah dispersi pada tanah berpasir, namun dosis perlakuan H (317,46 kg/haNPK +
pupuk silika 11,4 l/ha) menunjukkan produksi tertinggi mencapai 5,61 ton.
Kata kunci : hydrometer, nisbah dispersi, produksi tanaman, Silika, Tanah
berpasir.