Abstract :
Tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merill) merupakan salah satu sumber pangan
terpenting bagi masyarakat Indonesia. Permintaan kedelai yang tinggi, tidak
selaras dengan produksi kedelai domestik yang rendah per tahunnya. Produksi
kedelai dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pemilihan varietas dan
kesesuaian penggunaan teknologi budidaya dengan ketersediaan lahan. Komposisi
dan diversitas komunitas mikroorganisme tanah seperti bakteri juga menjadi
bagian esensial yang memengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemelimpahan bakteri rhizosfer serta
dampaknya pada pertumbuhan, produksi, serta mutu benih pada empat varietas
tanaman berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR). Sampel merupakan tanah
dari perakaran tanaman kedelai dengan 4 varietas berbeda, yaitu Anjasmoro,
Argomulyo, Dena-1, dan Devon-1 dengan 4 ulangan tiap varietas, yang diambil
secara acak sebanyak 3 sampel dari masing-masing ulangan. Penelitian ini
menggunakan rancangan non faktorial yang disusun dengan Rancangan Acak
Lengkap, dianalisis ragam, dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT)
dengan program statistika Rstudio, serta dilakukan analisis menggunakan
software online GerminaQuant pada variabel mutu benih, dan dianalisis korelasi
koefisien seluruh variabel pengamatan dengan kemelimpahan bakteri rhizosfer
kedelai. Sampel diekstraksi dengan metode kit Promega. Sekuen 16s rRNA
diamplifikasi dengan primer 63F dan 1387R. Hasil amplifikasi divisualisasi
dengan metode capillary electrophoresis digital, yang hasilnya mengindikasikan
perbedaan kemelimpahan bakteri rhizosfer.
Varietas dengan pertumbuhan, produksi, dan mutu benih terbaik adalah varietas
Devon-1, Anjasmoro, Argomulyo, dan Dena-1. Bakteri gram negatif varietas
Argomulyo dan bakteri gram positif varietas Devon-1 menunjukkan
kemelimpahan tertinggi. Variabel pengamatan jumlah polong isi berkorelasi
positif dengan kemelimpahan bakteri gram positif, dan berkorelasi negatif dengan
kemelimpakan bakteri gram negatif, sedangkan produksi per hektar berkorelasi
positif dengan kemelimpahan bakteri gram positif maupun negatif.
Kata Kunci : Kedelai, Produksi, Rhizosfer, Bakteri, Korelas