Abstract :
Penurunan jumlah pasar tradisional akibat kehadiran pasar modern yang terus meningkat.
Peningkatan jumlah pasar modern disebabkan adanya fasilitas yang lengkap serta kesan
yang nyaman bagi pengguna, sedangkan fasilitas pada pasar tradisional tidak terawat dan
menimbulkan kesan yang bau, tidak tertata, dan kotor. Penerapan desain alam dalam ruang
pada pendekatan biophilic design bertujuan untuk menghasilkan suatu ruang yang dapat
berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan pengguna. Tulisan ini mendeskripsikan
perencanaan perancangan redesain pasar Bambu Kuning dengan menerapkan biophilic
design dengan 14 variabel visual connection with nature, non- visual connection with
nature, non-rhytmic sensory stimuli, thermal & airflow variability, presence of water,
dynamic & diffuse light, connection with natural systems, biomorphic forms & pattern,
material connection with nature, complexity & order, prospect, refuge, mystery, risk/ peril.
Melalui pendeskripsian, dapat diketahui nagaimana implementasi dari variabel tersebut
kedalam bentuk perancangan desain bangunan. Penerapan nature in the space in biophilic
design bertujuan menghubungkan alam dengan ruang untuk kenyamanan fasilitas
pengguna.
Kata Kunci: Redesain Pasar, biophilic design, kota Bandar Lampung