Abstract :
Ikan kobia merupakan ikan laut yang memiliki prospek untuk dibudidayakan karena
memiliki harga jual yang ekonomis. Ikan ini juga memiliki daging yang padat dan
kandungan gizi yang tinggi, akan tetapi nilai konversi pakan pada budi daya ikan kobia relatif tinggi. Oleh karena itu digunakan hormon tiroksin (feed additive) untuk
meningkatkan pertumbuhan dan efesiensi pakan ikan kobia. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi pengaruh penambahan hormon tiroksin dalam pakan terhadap
performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan kobia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu K=
tanpa hormon tiroksin, P1= hormon tiroksin 0,9 mg/kg pakan, P2= hormon tiroksin
1,8 mg/kg pakan dan P3= hormon tiroksin 2,7 mg/kg pakan. Parameter yang diamati
adalah partumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan,
kelangsungan hidup, dan kualitas air. Data di analisis menggunakan uji Anova dan
uji lanjut Duncan. Hasil pengukuran pertumbuhan bobot mutlak memiliki rata-rata
16,03 ? 28,30 g, laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata 4,31 ? 5,20 %, rasio konversi pakan 1,39 ? 2,17, dan hasil kelangsungan hidup berada pada 93,33%.?
96,66%. Hasil analisis varian tersebut menunjukkan bahwa penambahan hormon
tiroksin dalam pakan memiliki perbedaan yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan
ikan kobia. Dosis hormon tiroksin 2,7 mg/kg pakan lebih baik dari perlakuan lainnya
sehingga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan kobia.
Kata Kunci: Ikan kobia, tiroksin, pertumbuhan ikan kobia, pakan