Institusion
Universitas Lampung
Author
ANANDA, PUTRA UTAMA BUSRONI
Subject
550 Ilmu bumi dan geologi
Datestamp
2023-12-21 01:47:31
Abstract :
Penentuan posisi mengalami perkembangan yang semakin cepat dimana tidak hanya
untuk keperluan bidang geodesi dan geomatika. Hal tersebut erat kaitannya dengan
perkembangan teknologi GNSS yang telah berkembang sangat pesat, dari segi
metode, ketelitian dan jumlah satelit GNSS. GNSS di Indonesia sendiri pada
penerapannya digunakan untuk survei dan pemetaan. Saat ini di Indonesia sudah
tersedia stasiun GNSS kontinyu yang aktif selama 24 jam yang dikenal sebagai
stasiun CORS. Maka dari itu stasiun CORS dapat dimanfaatkan sebagai pendamping
yang fungsinya mengontrol GPS secara kontinyu untuk mempermudah dalam proses
pengolahan data untuk memanfaatkan metode GNSS yang baru dalam pengukuran
bidang tanah.
Pada penelitian ini data yang digunakan adalah koordinat CORS CBJY dan data
rapid static yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak GAMIT TRACK,
serta data Electonic Total Station (ETS) yang digunakan sebagai data pembanding.
Pada data rapid static dilakukan eliminasi data yang dianggap sebagai outlier, dan
kemudian dianalisa dengan melakukan uji akurasi untuk memperoleh ketelitian posisi
horizontal, jarak, dan luas bidang tanah.
Hasil yang diperoleh berupa nilai akurasi yang cukup baik dan masuk toleransi
ketelitian dari BPN. Dimana nilai akurasi posisi horizontal sebesar 0,4675 m, nilai
akurasi pengukuran panjang sisi sebesar 0,0672 m dan nilai akurasi pengukuran luas
bidang tanah sebesar 0,13 m
2
.
Kata Kunci : GNSS, Rapid Static, GAMIT TRACK, CORS, Akurasi
Positioning is experiencing increasingly rapid development which is not only for the
purposes of geodesy and geomatics. This is closely related to the development of
GNSS technology which has grown very rapidly, in terms of methods, accuracy and
the number of GNSS satellites.GNSS in Indonesia itself GNSS in its application is
used for surveying and mapping. Currently in Indonesia there are already available
continuous stations that are active for 24 hours commonly known as CORS stations.
Therefore, the CORS station can be utilized as a companion whose function is to
control GPS continuously to facilitate the data processing process to utilize the new
GNSS method in measuring land parcels. The data used are CBJY CORS coordinate
data and rapid static data processed using GAMIT TRACK software, as well as
Electonic Total Station (ETS) data used as comparison data. In the rapid static data,
the outliers were eliminated, and then analyzed by conducting accuracy tests to obtain
the precision of horizontal position, distance, and land area. The results obtained are
in the form of accuracy values that are quite good and within the accuracy tolerance
of BPN. Where the accuracy value of the horizontal position is 0.4675 m, the
accuracy value of measuring the side length is 0.0672 m and the accuracy value of
measuring the land area is 0.13 m
2
.
Keywords: GNSS, Rapid Static, GAMIT TRACK, CORS, Accuration.