Abstract :
Pabrik Novolac resin berbahan baku Fenol dan Formaldehida , akan
didirikan di Cilegon, Banten. Pabrik ini berdiri dengan mempertimbangkan
ketersediaan bahan baku, sarana transportasi yang memadai, tenaga kerja yang
mudah didapatkan dan kondisi lingkungan.
Pabrik direncanakan memproduksi Novolac sebanyak 50.000 ton/tahun,
dengan waktu operasi 24 jam/hari, 330 hari/tahun. Bahan baku yang digunakan
adalah Fenol sebanyak 6512,5262 kg/jam dan Formaldehida sebanyak 4727,1054
kg/jam.
Penyediaan kebutuhan utilitas pabrik Novolac berupa pengadaan air,
dowtherm, pengadaan listrik, kebutuhan bahan bakar, dan pengadaan udara.
Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) menggunakan struktur
organisasi line dan staff dengan jumlah karyawan sebanyak 132 orang.
Dari analisis ekonomi diperoleh:
Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 1.000.716.945.071
Working Capital Investment (WCI) = Rp 176.597.107.954
Total Capital Investment (TCI) = Rp 1.177.314.053.024
Break Even Point (BEP) = 47,54 %
Shut Down Point (SDP) = 29,75 %
Pay Out Time before taxes (POT)b = 1,80 tahun
Pay Out Time after taxes (POT)a = 2,16 tahun
Return on Investment before taxes (ROI)b = 38,52 %
Return on Investment after taxes (ROI)a = 30,82 %
Interest Rate of Return (IRR) = 38,32 %
Mempertimbangkan paparan di atas, sudah selayaknya pendirian pabrik
Novolac ini dikaji lebih lanjut, karena merupakan pabrik yang menguntungkan
dan mempunyai masa depan yang baik.