Institusion
Universitas Lampung
Author
NADILA , META RIA
Subject
580 Tumbuh-tumbuhan, tanaman, botani, flora
Datestamp
2023-12-21 01:55:52
Abstract :
Luas ekosistem mangrove di Indonesia mencapai 3.489.140,68 Ha
dengaan panjang garis pantai yaitu 95,181 km (Kehutanan, 2017). Berbagai
manfaat dari hutan mangrove salah satunya yaitu dapat dijadikan sebagai
destinasi wisata. Pemanfaatan hutan mangrove sebagai destinasi wisata berguna
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar karena dapat menambah
peluang pekerjaan ataupun usaha (Tan dan Siregar, 2021). Salah satu hutan
mangrove yang terdapat di Lampung dan dimanfaatkan sebagai destinasi wisata
yaitu Hutan Mangrove Petengoran. Objek wisata Hutan Mangrove Petengoran
saat ini masih menjadi salah satu destinasi popular di Kabupaten pesawaran.
Namun, kepopuleran suatu destinasi wisata yang terdapat pada suatu daerah
belum bisa menunjukkan tingkat kepuasan pengunjung terhadap destinasi wisata
tersebut. Oleh karena itu, penelitian mengenai penilaian kualitas Objek Daya
Tarik Wisata di Hutan Mangrove Petengoran penting untuk dilakukan sebagai
langkah awal dalam pengembangan objek daya tarik wisata di wisata Hutan
Mangrove Petengoran. Dengan diketahuinya persepsi pengunjung terhadap suatu
objek dan daya tarik wisata pihak pengelola akan mendapatkan informasi data
yang valid serta dapat berguna untuk pengembangan objek dan daya tarik wisata
kedepannya (Prasetyo dkk., 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi kualitas Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Hutan Mangrove
Petengoran dan menganalisis persepsi pengunjung terhadap pengembangan
Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Hutan Mangrove Petengoran .
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2023.
Penelitian ini bertempat di Hutan Mangrove Petengoran, Desa Gebang,
Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Metode pengumpulan data
yang akan digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan wawancara dengan
bantuan kuisioner dan tabel penilaian kualitas ODTW. Penelitian ini
menggunakan teknik pengambilan sampel dengan random sampling, sedangkan
analisis data pada penelitian ini adalah dengan metode skoring untuk data
penilaian kualitas Objek Daya Tarik Wisata dan skala likert untuk data persepsi
pengunjung terhadap pengembangan Objek Daya Tarik Wisata.
Hasil penelitian ini menjunjukan bahwa Objek Wisata Hutan Mangrove
Petengoran berdasarkan hasil penilaian dari aspek kualitas objek wisata
(keaslian, keunikan, keindahan, keutuhan, dan ketersedian lahan
pengembangan), aksesibilitas, amenitas, serta aspek kelembagaan memiliki skor
33 dan termasuk dalam kategori kualitas tinggi. Persepsi pengunjung terhadap
pengembangan objek daya tarik wisata di Hutan Mangrove Petengoran
berdasarkan pada aspek 4A yaitu atraksi (attraction), aksesibilitas
(accessibility), fasilitas (amenities), serta pelayanan tambahan (ancilliary
service) termasuk kedalam kategori baik
Kata kunci: wisata, penilaian, persepsi, ODTW, mangrove petengoran.
The area of mangrove ecosystems in Indonesia reaches 3,489,140.68 Ha
with a coastline length of 95,181 km (Forestry, 2017). Various benefits of
mangrove forests, one of which is that it can be used as a tourist destination. The
use of mangrove forests as tourist destinations is useful for improving the welfare
of the surrounding community because it can increase job or business
opportunities (Tan and Siregar, 2021). One of the mangrove forests in Lampung
and used as a tourist destination is the Petengoran Mangrove Forest. Petengoran
Mangrove Forest tourist attraction is currently still one of the popular
destinations in Pesawaran Regency. However, the popularity of a tourist
destination in an area has not been able to show the level of visitor satisfaction
with the tourist destination. Therefore, research on the assessment of the quality
of Tourist Attraction Objects in the Petengoran Mangrove Forest is important to
be carried out as a first step in the development of tourist attractions in the
Petengoran Mangrove Forest tourism. With the knowledge of visitors'
perceptions of an object and tourist attraction, the manager will get valid data
information and can be useful for the development of tourist objects and
attractions in the future (Prasetyo et al., 2019). The purpose of this study is to
identify the quality of Tourist Attraction Objects (ODTW) in Petengoran
Mangrove Forest and analyze visitor perceptions of the development of Tourist
Attraction Objects (ODTW) in Petengoran Mangrove Forest .
This research will be conducted from March to April 2023. This research
took place in Petengoran Mangrove Forest, Gebang Village, Teluk Pandan
District, Pesawaran Regency. The data collection method to be used in this study
is observation and interview with the help of questionnaires and ODTW quality
assessment tables. This study used sampling techniques with random sampling,
while the data analysis in this study was by scoring method for quality assessment
data of Tourist Attraction Objects and Likert scale for visitor perception data on
the developme