Abstract :
Pabrik metil salisilat dengan bahan baku asam salisilat dan metanol rencananya akan dibangun di Cadas, Tangerang, Banten. Pendirian pabrik ini didasarkan pada pertimbangan sumber daya bahan baku, transportasi, ketersediaan tenaga kerja serta kondisi lingkungan.
Pabrik ini direncanakan memproduksi metil salisilat sebanyak 23.000 ton/tahun dengan waktu operasi 24 jam/hari, 330 hari/tahun. Bahan baku yang digunakan terdiri dari metanol 1.851,362 kg/jam dan asam salisilat 998 kg/jam.
Unit utilitas terdiri dari sistem penyediaan air, sistem penyediaan uap, sistem penyediaan udara dan listrik instrumen, dan sistem pengolahan limbah. Bentuk badan usahanya adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan struktur organisasi lini dan staf dengan jumlah pekerja sebanyak 168 orang.
Dari analisis ilmu ekonomi diperoleh:
Fixed Capital Investment (FCI) = Rp893.134.833.440,054
Working Capital Investment (WCI) = Rp157.612.029.430,598
Total Capital Investment (TCI) = Rp1.050.746.862.870,650
Break Even Point (BEP) = Rp296.577.287.909
Shut Down Point (SDP) = Rp169.054.919.863,60
Pay Out Time after taxes (POT)a = 2,473 tahun
Return on Investment after taxes (ROI)a = 25,87%
Mempertimbangkan rangkuman di atas, maka pendirian pabrik metil salisilat ini patut dikaji lebih lanjut, karena pabrik tersebut menguntungkan dan mempunyai prospek yang baik.