Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based
Learning (PBL) berbasis kearifan lokal tari nenemo terhadap kemampuan literasi
sains peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan ialah quasi experimental
(eksperimen semu) dengan desain pretest posttest non equivalent control group.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 peserta didik yang terdiri atas kelas VIII
D sebagai kelas kontrol dan VIII E sebagai kelas eksperimen. Dalam pembelajaran
kelas kontrol menggunakan metode diskusi, sedangkan kelas eksperimen
menggunakan model PBL yang diintegrasikan dengan kearifan lokal tari nenemo.
Data kemampuan literasi sains diperoleh dari nilai pretest-posttest, kemudian
dianalisis menggunakan uji Mann Whitney-U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model PBL terhadap kemampuan
literasi sains peserta didik dengan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dengan rata-rata
n-gain pada kelas kontrol sebesar 0,56 dengan kategori sedang dan kelas
eksperimen sebesar 0,71 dengan kategori tinggi. Hasil perhitungan ini
menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sains pada kelas eksperimen lebih
tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, dalam penelitian digunakan lembar
observasi untuk mengetahui keterlaksanaan model PBL dan diperoleh skor sebesar
92,01% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa
penggunaan model PBL berbasis kearifan lokal tari nenemo berpengaruh secara
signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII
SMP.
Kata Kunci: Problem Based Learning, Kearifan Lokal Tari Nenemo, Literasi
Sains