Abstract :
Gerakan serikat buruh di Indonesia merupakan bagian dari perjuangan kebangsaan
yang mana gerakan-gerakan serikat buruh tersebut senantiasa menjadi sasaran
ideologi-ideologi yang muncul diawal abad ke 20, dalam hal ini pergerakan dan
perjuangan serikat buruh di Indonesia mulai lebih terlihat ketika masuknya
pengaruh dari sosialis-komunis ke dalam organisasi serikat buruh kereta api di
Semarang VSTP (Vereeniging van Spoor-en Tramweg Pesoneel) yang kemudian
mampu melakukan pergerakan yang lebih terorganisasi.
Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
bagaimanakah pengaruh sosialis-komunis terhadap pergerakan serikat buruh
VSTP di Semarang pada masa kolonial Belanda tahun 1917-1923. Adapun tujuan
penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh sosialis-komunis terhadap
pergerakan serikat buruh VSTP di Semarang pada masa kolonial Belanda tahun
1917-1923. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan teknik
dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan analisis data
kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai tinjauan
historis gerakan serikat buruh VSTP di Semarang pada masa kolonial Belanda
tahun 1917-1923. maka dapat diambil kesimpulan bahwa setelah masuknya
pengaruh sosialis-komunis dalam gerakan serikat buruh VSTP di Semarang
semangat perjuangan serikat buruh VSTP semakin militan semangat perjuangan
dalam hal tuntutan-tuntutan diiringi dengan pemogokan-pemogokan kerja sampai
pada perjuanganya merupakan suatu tindakan perjuangan kaum buruh VSTP
dalam mencapai kebebasan dari hegemoni kolonial Belanda.