Abstract :
ABSTRAK
Kondisi perekonomian indonesia yang sedang tumbuh pada sektor jasa keuangan perbankan,
dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan. Perubahan dalam bidang regulasi salah
satunya, perubahan dalam metode penilaian tingkat kesehatan juga mengalami perubahan,
dari metode pertama yaitu CAMEL tahun 1991 kemudian berubah tahun 2004 menjadi
CAMELS dan berubah lagi tahun 2011 menjadi RGEC. Persaingan antar perbankan juga
semakin ketat, hal ini dapat dilihat banyak bertambahnya jumlah bank di Indonesia baik bank
konvensional maupun bank syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kesehatan bank syariah dan bank
konvensional tahun 2012-2013. Penilaian perbedaan tingkat kesehatan menggunakan metode
terbaru yaitu RGEC yakni faktor profil resiko (risk profile), faktor tata kelola perusahaan
(good corporate governance), faktor rentabilitas (earnings), faktor permodalan (capital).
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 8 bank syariah dan 18 Bank konvensional
dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis statistik menggunakan uji
hipotesis Mann-Whitney test dengan menggunakan program SPSS versi 21.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari keempat faktor penilai tingkat kesehatan, hanya tiga
faktor yang menunjukan tidak ada perbedaan secara signifikan tingkat kesehatan antara bank
syariah dan bank konvensional yaitu faktor risk profile, GCG dan capital. Sedangkan faktor
yang menunjukan terdapat perbedaan secara signifikan yaitu faktor rentabilitas (earnings) hal
ini dikarenakan terdapat perbedaan yang signifikan tingkat perolehan laba antara kedua bank.
Kata kunci : Kesehatan bank, risk profile, GCG, earnings, capital.
ABSTRACT
Indonesian economic conditions growing in the financial services sector banking, from year
to year continues repair. Changes to regulations, one of which, a change in the method of
assessment of the level of health is also changing, from the first method, namely CAMEL
1991 later changed in 2004 to CAMELS and changed again in 2011 to RGEC. Competition
among banks are also increasingly tight, it can be seen a lot of increase in the number of
banks in Indonesia, both conventional banks and Islamic banks.
This study aims to determine the differences in the level of health of Islamic banks and
conventional banks 2012-2013. Valuation differences in the level of health using the latest
methods RGEC the risk factor profile (risk profile), the factors of corporate governance
(GCG), earnings (earnings), the capital factor (capital). The sample used in this study is 8
Islamic banks and 18 conventional banks by using purposive sampling method. Statistical
analysis techniques using the Mann-Whitney test hypothesis test using SPSS version 21.
The results showed that of the four factors appraiser health level, only three factors showed
no significant differences in health levels between Islamic banks and conventional banks are
risk factor profile, corporate governance and capital. While the factors that showed
significant differences are of earnings (earnings) this is because there are significant
differences in the rate of profit between the two banks.
Keywords: Health banks, risk profile, corporate governance, earnings, capital.