Abstract :
Penurunan produksi kacang hijau di Provinsi Lampung disebabkan karena tingkat
kesuburan tanah yang rendah. Upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah yang
rendah dilakukan dengan pengolahan tanah dan pemupukan. Tujuan dari
penelitian ini adalah mengetahui pengaruh olah tanah dan pemupukan terhadap
produksi dan kalium terpanen tanaman kacang hijau, pengaruh olah tanah dan
pemupukan terhadap parameter Q/I kalium di dalam tanah, dan korelasi antara
parameter Q/I dengan kalium terpanen dan produksi tanaman kacang hijau akibat
perlakuan olah tanah dan pemupukan. Penelitian ini dirancang dalam Rancangan
Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial (2×2) dengan 4 kelompok.
Faktor pertama adalah perlakuan sistem olah tanah (T) yaitu T1 = olah tanah
minimum, dan T2 = olah tanah intensif. Faktor kedua dalam penelitian ini adalah
pemupukan (P) yaitu P0 = tanpa pemupukan dan P1= pemberian pupuk NPK 200
kg ha-1 dan pupuk kandang 1000 kg ha-1. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa pemberian pupuk NPK 200 kg ha-1 dan pupuk kandang 1000 kg ha-1
berpengaruh nyata meningkatkan produksi dan kalium terpanen pada tanaman
kacang hijau, tetapi pengaruh olah tanah tidak berpengaruh nyata terhadap
produksi dan kalium terpanen, perlakuan olah tanah minimum dan pemupukan
(NPK 200 kg ha-1 dan pupuk kandang 1000 kg ha-1) mampu meningkatkan
parameter Q/I, dan terdapat korelasi negatif antara parameter Q/I dengan produksi
tanaman kacang hijau sebelum tanam dan setelah panen.
Kata kunci : Kacang hijau, Olah tanah minimum, Olah tanah intensif, Pupuk
NPK, Q/I Kalium.