Abstract :
Salah satu masalah sosial yang terjadi di Indonesia ialah masih banyaknya anak
yang tidak menempuh pendidikan dikarenakan faktor internal maupun faktor
eksternal yang dialami anak tersebut baik yang disebabkan oleh ketidakmampuan
untuk bersekolah, atau keterbatasan ekonomi keluarga yang menjadi penyebab
anak tidak dapat melanjutkan pendidikan di bangku sekolah. Pemerintah
mempunyai kewajiban yang penting dalam menangani masalah tersebut, sehingga
dalam hal ini pekerja sosial menjadi penyelenggara negara yang dibentuk untuk
menangani permasalahan sosial yang terjadi khususnya permasalahan yang
dialami oleh anak putus sekolah. Peran pekerja sosial sangat penting dalam
merehabalitasi anak putus sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis peran pekerja sosial dalam merehabilitasi anak putus sekolah di Unit
Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Bina Remaja Radin Intan Lampung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yakni wawancara,
observasi dan dokumentasi. Terdapat indikator peran pekerja sosial dalam
melakukan rehabilitasi sosial anak putus sekolah diantaranya indikator fasilitator,
perantara (broker), mediator, pembela (advocate) dan pelindung. Hasil penelitian
yang dilakukan menunjukan peran pekerja sosial sudah berperan dalam
melakukan rehabilitasi sosial terhadap anak putus sekolah. Meskipun demikian
masih terdapat kekurangan yang dialami oleh pekerja sosial dalam menjalankan
perannya.
Kata Kunci : Pekerja Sosial, Rehabilitasi Sosial, Anak Putus Sekolah